Aparat Amankan Baiat 287 Pengikut Ajaran Tajul Muluk

Sejumlah anggota TNI/Polri saat mengamankan Pendopo Sampang untuk persiapan baiat ratusan pengikut Tajul Muluk.

Suasana Persiapan di Pendopo Bupati Sampang
Sampang, Bhirawa
Gladi persiapan pelaksanaan baiat 287 pengikut aliran syiah Ali Murtadho alias Tajul Muluk agar kembali ke ajaran ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), mulai terlihat di pendopo Bupati Sampang, jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Sejumlah aparat TNI, Polri, jajaran OPD dan tim gabungan mulai mempersiapkan sterilisasi di lokasi, Rabu (4/11).
Pantauan di lokasi, beberapa mobil aparat mulai standby di depan pendopo agung Bupati Sampang dan arus mulai sterill dari masyarakat umum.
Humas Kementerian agama (Kemenag) Sampang Faisol Ramdani saat ditemui di lokasi gladi persiapan pembaiatan pengikut Tajul Muluk mengatakan, pembaiatan Tajul Muluk dan pengikutnya akan dilaksanakan tanggal 5 November 2020, kegiatan itu akan diikuti tim gabungan mulai aparat dan beberapa OPD dan Kemenag Sampang.
“Ikrar yang akan disaksikan 55 kiai se-Kabupaten Sampang, 40 kyai se-Madura, dan pejabat Forkopimda Provinsi Jatim serta pemerintah pusat. dilakukan terhadap 287 orang pengikut Tajul Muluk yang saat ini mengungsi di Rusunawa Sidoarjo, pembacaan ikrar tersebut akan dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama itu khusus para pengikut Tajul Muluk, tahap kedua khusus Tajul Muluk beserta istrinya”Terang Faisol yang juga menjabat ketua Lakpesdam NU Kabupaten Sampang, Rabu (4/11).
Lanjut Faisol, prosesi pembacaan ikrar, Tajul Muluk berserta pengikutnya akan membacakan ikrar untuk kembali pada ajaran untuk kembali ke ajaran ahlussunnah wal jamaah yang di saksikan para kyai dan para pejabat”.
“Konfik SARA ini sudah berjalan kurang lebih 8 tahun, kami berharap ikrar ini akan menjadi momentum yang baik untuk menatap masa depan yang lebih baik, dan kami mohon dukungan dan doa pada semua elemen masyarakat Sampang dan Madura agar pembacaan ikrar ini berjalan lancar, aman, dan kondusif, sehingga menjadi sejarah bagi Kabupaten Sampang,” katanya. [lis]

Tags: