APBD Jombang 2021 Didok, Penanganan Covid-19 Sesuai Pengampu

Paripurna penetapan Raperda tentang R-APBD Jombang menjadi Perda Jombang, Rabu (25/11).

Jombang, Bhirawa
Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Jombang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang tahun 2021 akhirnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jombang dalam Paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, Rabu (25/11).

Dengan begitu, besaran APBD Kabupaten Jombang tahun 2021 telah resmi ditetapkan. Untuk anggaran penanganan Covid-19 nantinya, sesuai pengampu.

Hal itu seperti dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Akhmad Jazuli saat diwawancarai usai paripurna. Dengan begitu kata Sekda Akhmad Jazuli, pada tahun 2021 nanti, dimungkinkan tidak ada lagi refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Sekda Akmad Jazuli mengatakan, pembahasan R-APBD ini berjalan lancar meskipun saat diskusi berlangsung perdebatan panjang demi mencari program-program yang paling urgent.

“Yang kedua, untuk kepentingan umum, yang ketiga tetap mengawal RPJM Bupati, sehingga dalam pembahasan itu dinamikanya berkembang terus, namun pada akhirnya semua menyetujui disahkan APBD,” jelas Sekda Ahmad Jazuli.

Disinggung lebih lanjut apakah pada tahun 2021 nanti masih ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 atau tidak, Sekda Akhmad Jazuli mengatakan, hal tersebut nantinya menyesuaikan.

“Karena sudah diantisipasi sekarang, Insya Alloh tidak melalui refocusing, tapi sudah dianggarkan mulai sekarang, sudah. Untuk kesehatan berapa, sesuai pengampu, ada di Dinas Kesehatan, rumah sakit, BPBD, ada di Dinas Sosial, Satpol PP, jadi menyebar untuk penanganan Covid,” papar Sekda Akhmad Jazuli.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi mengungkapkan, besaran APBD Kabupaten Jombang yang ditetapkan yakni sebesar 2, 7 Trilyun Rupiah lebih. Angka ini menurut Mas’ud Zuremi naik jika dibandingkan dengan besaran APBD Kabupaten Jombang tahun 2020.

“Sebagaimana kita saksikan, kita dengar bersama, seluruh fraksi di DPRD, semuanya menyetujui R-APBD 2021 ditetapkan menjadi Perda,” kata Mas’ud Zuremi.

Setelah penetapan APBD Jombang 2021 ini, dalam 2 hari ke depan akan dikirim ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk dilakukan evaluasi.

“Setelah dievaluasi, akan dikembalikan ke sini, maka per Januari (2021) bisa direalisasikan menjadi APBD Kabupaten Jombang,” ulas Mas’ud Zuremi. [rif]

Tags: