Arumi Apresiasi Inovasi Olahan Ikan di Kediri

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Timur (Jatim), Arumi Emil Elestianto Dardak saat menghadiri acara rekor muri tiga ribu cup dawet lele, di Desa Pranggan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Selasa (25/2).

Kab Kediri, Bhirawa
Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Timur (Jatim), Arumi Emil Elestianto Dardak mengagumi olahan ikan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Kediri, Kekaguman Arumi diungkapkan saat menghadiri acara rekor muri tiga ribu cup dawet lele, di Desa Pranggan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Selasa (25/2).
“Walau terbilang masih rendah Konsumsi ikan, bagi saya untuk membuat berbagai macam olahan makanan berbahan dasar ikan tawar khususnya ikan lele, di Kabupaten Kediri, terbilang sangat unik, saya kagum ikan lele bisa menjadi olahan tradisional dawet,” jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Arumi Emil Elestianto Dardak, jumlah rata-rata angka konsumsi ikan di tingkat wilayah Kediri, terhitung mencapai delapan belas kilogram, perkapita pertahunnya, dan angka ini masih terbilang sangat rendah.
Lebih lanjut, Arumi memaparkan secara keseluruhan angka konsumsi ikan, di tingkat provinsi hingga nasional, mempunyai selisih sangat tinggi, karena masih terdapat wilayah yang tidak mempunyai garis pantai, sehingga jumlah hasil budidaya ikan sangat rendah.
“Bicara soal angka konsumsi ikan, di wilayah Provinsi Jawa Timur tidak terlalu tinggi sekitar tiga puluh enam kilogram, perkapita pertahun, kalau di tingkat, Nasional mencapai sembilan puluh lima kilogram, perkapita pertahun,” ungkapnya.
Sementara, Arumi menambahkan bahwah yang terpenting kali ini, adalah antusias masyarakat Kabupaten Kediri, dengan adanya rekor muri yang melebihi target olahan baru, dawet lele yang tembus mencapai tiga ribu lima ratus lima cup.
“Harapan saya kedepan ini akan menjadi pencetus dan bisa menjadikan angka konsumsi ikan tinggi dan kami akan terus mensosialisasikan serta memfasilitasi. Tentu yang saya harapkan khususnya dari, Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, dapat terus di tingkatkan baik dari pemasaran dan pembudidayaan,” jelasnya.
Dalam agenda tersebut terbukti meskipun masih terbilang sangat rendah konsumsi ikan, namun masyarakat Kabupaten Kediri sangat berantusias dalam mencoba berbagai macam olahan makanan berbahan baku ikan tawar.[van]

Tags: