Asah Otak ASN, DTPHP Kabupaten Malang Gelar Open Turnamen Catur

Budiar Anwar

Kabupaten Malang, Bhirawa
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang akan mengadakan Open Turnamen Catur Non Master untuk merebutkan Piala DTPHP Cup II. Sedangkan turnamen catur tersebut nantinya akan diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, dengan tujuan untuk mengasah skill atau kentrampilan para ASN tersebut.
Menurut, Kepala DTPHP Kabupaten Malang Budiar Anwar, Rabu (13/11), kepada wartawan, dalam Open Turnamen Catur Non Master tersebut, akan kita gelar di halaman Kantor DTPHP, yakni di jalan Sumedang, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Selain, Open Turnamen Catur itu untuk mengasah skill dan sebagai hiburan para ASN dilingkungan Pemkab Malang, open turnamen tersebut juga kita buka untuk umum.
“Open Turnamen Catur Non Master yang akan kita gelar itu, hal ini juga masih dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang Ke 1259. Sedangkan dalam kegiatan tersebut untuk merebutkan Piala DTPHP Caup II,” terangnya.
Meski kegiatan itu tidak ada hubungannya dengan kedinasannya, tegas Budiar, hal itu merupakan untuk mrefresh otak melalui permainan catur. Karena bermain catur agar kerja otak kita lebih produktif, serta ide dan strategi sangat dibutuhkan dalam bermain catur, jika ingin mengalahkan lawan. Dan justru bermain catur itu, supaya kita tidak pikun, sehingga perlu dilakukan refresh pada otak kita.
“Ide-ide seperti itu akan kita dukung, sehingga tidak masalah meski bukan bidangnya, karena catur itu sebuah permainan game. Sehingga penyuluh lapangan harus merefresh, agar tidak stres. Sedangkan jumlah staf saya kini mencapai 350 orang,” jelasnya.
Dan jika nanti, kata Budiar, stafnya ada yang meraih prestasi dalam Open Turnamen Catur, maka hal itu bisa yang bersangkutan akan diikutsertakan dalam turnamen catur yang tingkatannya lebih diatas lagi, misal regional atau bahkan nasional. Sedangkan turnamen yang kita gelar ini, akan merebutkan total hadiah sebesar Rp 4 juta. Sedangkan untuk pendaftaran peserta dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang, yang pendaftarannya akan kitatutup pada Selasa (19/11) mendatang.
“Untuk turnamen itu sendiri akan menggunakan sistem swiss 7 babak, dengan menyesuaikan jumlah peserta, dan waktu berpikir dalam pertandingan itu dibatasi selama 20 menit,” tandasnya. [cyn]

Tags: