Askab PSSI Probolinggo Gelar Kongres 2020

Kongres Askab PSSI Probolinggo 2020. [wiwit agus pribadi]

Probolinggo, Bhirawa
Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Probolinggo menggelar Kongres Tahun 2020 di Desa Besuk Agung Kecamatan Besuk. Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Ketua Askab PSSI Probolinggo H Didik Mustadi ini diikuti oleh seluruh pengurus Askab PSSI Probolinggo serta para pemilik klub internal Askab PSSI Probolinggo.
Kongres Tahun 2020 yang dibuka oleh Anggota Exco Bidang Pembinaan Usia Dini Asprov PSSI Jawa Timur Moh. Farid didampingi pengurus Asprov PSSI Jawa Timur Chalid Abubakar ini dihadiri oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Ketua Askab PSSI Probolinggo H Didik Mustadi beserta segenap anggota Exco Askab PSSI Probolinggo.
Ketua Umum Askab PSSI Probolinggo H. Didik Mustadi, Minggu (20/12) mengatakan Kongres Askab PSSI Probolinggo ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pengurus Askab PSSI Probolinggo bersama dengan sejumlah pemilik klub yang ada di Kabupaten Probolinggo.
“Program kami yang jelas akan memaksimalkan pembinaan kelompok umur atau usia dini dengan memaksimalkan potensi pemain lokal yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kami berharap agar alur pembinaan pesepakbola sejak usia dini tidak sampai putus di tengah jalan,” ungkapnya.
Ke depan jelas Didik Mustadi, Askab PSSI Probolinggo akan menggelar kompetisi internal di tahun 2021 dari berbagai kelompok umur (KU) mulai KU-10, KU-12, KU-15 dan U-17. “Dengan bergulirnya kompetisi di tiap jenjang usia itu, kita akan mendapatkan stok bibit pemain berbakat yang nantinya akan direkrut oleh Persikabpro. Dengan demikian kita tidak akan kekurangan pemain berbakat dan tak harus merekrut pemain dari luar daerah,” terangnya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko menyampaikan ucapan terima kasih karena pelaksanaan Kongres Tahunan Askab PSSI Probolinggo ini dilaksanakan di ruang terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
“Dengan keterbatasan yang ada kita tidak boleh berputus asa untuk meraih prestasi. PSSI di Kabupaten Probolinggo harus bangkit. Mudah-mudahan ke depan semua pengurus bisa semakismal untuk memunculkan pemain-pemain yang mampu meraih prestasi,” katanya.
Sugeng mengajak semua pengurus Askab PSSI Probolinggo untuk bersama-sama mempersiapkan diri dan menunjukkan semangat bahwa PSSI siap untuk meraih prestasi. “Askab PSSI Probolinggo harus bisa memanfaatkan stakeholder dan potensi yang ada di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Anggota Exco Bidang Pembinaan Usia Dini Asprov PSSI Jawa Timur Moh. Farid meminta agar seluruh pengurus Askab PSSI Probolinggo agar betul-betul berkolaborasi dan bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. “Ini semua anggota klub memberikan amanah kepada seluruh pengurus Askab PSSI Probolinggo untuk kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Menurut Farid, kalau ingin berprestasi tentunya harus berproses dan tidak bisa instan. Oleh karenanya pengurus Askab PSSI Probolinggo harus bisa membuat program peningkatan SDM. Seperti peningkatan SDM pelatih yang berlisensi harus terus ditingkatkan dari sebelumnya. Disamping itu juga peningkatan SDM wasit yang harus lebih ditingkatkan karena wasit ini adalah hakim dan pengadil di lapangan.
“Prestasi itu tidak bisa instan, jadi harus dimulai dari pembinaan usia dini berkolaborasi dengan exco yang lain. Mulai dari pembinaan usia dini. Pembinaan usia dini ini dilakukan melalui klub-klub dibawahnya secara berjenjang,” tambahnya.
Selanjutnya dilakukan sidang Kongres yang dipimpin oleh pengurus Asprov PSSI Jawa Timur Chalid Abubakar yang membahas tentang Statuta Asosiasi PSSI Kabupaten Probolinggo dan penyampaian agenda Kongres tahun 2020. Serta penetapan Komite Pemilihan Kongres tahun 2021 dan Komite Banding Pemilihan Kongres tahun 2021. [wap]

Tags: