Babinsa Ngembeh Koramil 14/Dlanggu Bantu Basmi Hama Tanaman Padi

Tampak dalam foto Babinsa desa setempat membantu petani memungut keong emas

Mojokerto. Bhirawa
Keong emas nan cantik, bentuknya exotis berwarna kuning emas. Bagi para petani ternyata menjadi musuh yang harus dimusnakan. Pasalnya hewan tak berkaki ini jika menyerang tanaman padi bisa habis dari pucuk daun hingga pangkal batang.
Hal inilah para petani harus selalu mengontrol tanaman padinya sejak usia 10 hingga 30 hari setelah penanaman. Sebagaimana yang dilakukan para petani di Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Kabupatean Mojokerto, dengan dibantu Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Kodim 0815/Mojokerto, Serka Hendra Utama, turun langsung dalam memungut keoang hama tanaman padi.
Kepada bhirawa sabtu 15/2/2020. Serka Hendra Utama, mengatakan pendampingan perawatan tanaman padi ini berlangsung di lahan seluas setengah hektar milik Wagino, Anggota Poktan Mardi Makmur 1, Dusun/Desa Ngembeh, Dlanggu.
perawatan tanaman padi yang dilakukan berupa pengecekan hama tanaman seperti keong mas, yang memakan atau menggerogoti batang dan daun tanaman padi.
Adapun Pencegahan hama keong mas yang cukup jitu dengan memungut dan memusnahkan telur keong mas yang menempel pada pangkal batang dan daun tanaman padi
Pengendalian hama keong mas bisa dilakukan pada 10 hari pertama selesai tanam hingga tanaman padi berumur 30 hari setelah tanam. Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan di musim tanam berikutnya di areal yang sama dan areal sawah sekitarnya.
Danramil 0815/14 Dlanggu Kapten Inf Eko Wahyudi, mengungkapkan, aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa di desa binaan merupakan bagian dari Upsus Ketahanan Pangan guna membantu petani dalam pencapaian swasembada pangan sesuai yang diprogramkan Pemerintah.
Pendampingan ini merupakan aksi nyata para Babinsa dalam mendukung, mengawal dan mensukseskan percepatan swasembada pangan,” pungkas Danramil. (min )

Tags: