Babinsa Sedati Koramil 0815/12 Ngoro Bantu Petani Semprot Padi

Tampak dalam foto babinsa sedati sertu. Hefi sedang membantu petani melakukan penyemprotan tanaman agar tidak diserang wereng

(Cegah Serangan Wereng)
Mojokerto. Bhirawa
Wereng coklat secara fisik tubuhnya kecil, tampilannya bisa terbang seperti klaper. Hidup bergerombol beribu ribu dan sangat ditakuti para petani utamanya penanam padi.
Pasalnya hewan yang satu ini jika menyerang tanaman padi,brutal tanpa ampun untuk bisa hidup kembali tanaman yang diserangnya. Sore hari diserang pagi hari padi sudah menguning, layu dan mati.
Untuk itu segenap petani berupaya maksimal agar hama yang satu ini tidak hinggap dan menyerang tanaman padinya.
Salah satunya para petani di Desa Sedati Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto melakukan penyemprotan padi dengan insektisida bernama Plenum dicampur star bant.
Babinsa Sedati Koramil 0815/12 Ngoro Kodim 0815/Mojokerto, Sertu Hefi Ofsanto Laluraga Rabu 29/1/2020 menuturkan, jika saat ini para petani di wilayah binaannya sedang melakukan penyemprotan tanaman padi, antisipasi serangan wereng coklat.
Sebagaimana yang dia dampingi kali ini
di lahan milik Sanana, salah satu anggota Poktan Tani Ngetrep Dusun Ngetrep, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Dalam penyemprotan tanaman padi harus dilakukan dengan tepat dan benar, baik waktu dan cuacanya harus betul, agar hasil yang didapat bisa maksimal, tentunya dengan mengikuti dosis atau takaran sesuai petunjuk PPL.
Adapun waktu yang tepat melakukan penyemprotan pada saat stomata yakni mulut daun terbuka. Pagi sekitar jam 09 sampai jam 11. Sedangkan sore jam 15.30 sampai jam 17. Dengan penyemprotan yang tepat, cairan pestisida akan mudah diserap tanaman dan masuk kedalam jaringan tanaman,sehingga jika ada serangat hama termasuk wereng coklat.tanaman sudah punya kekebalan.jelas Hefi.(min)

Tags: