Badiklat Siap Jadi Sub Agen Diklat Internasional

 Dr Saiful Rachman

Dr Saiful Rachman

Surabaya, Bhirawa
Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Jatim terus berbenah, selain meningkatkan mutu diklat di level nasional, SKPD yang berada di kawasan Balongsari Tama-Tandes Surabaya itu saat ini tengan merintis untuk bisa menjadi sub agent diklat internasional.
Agar upaya itu bisa terwujud, saat ini Badiklat tengah bekerjasama dengan lembaga asal London, City & Guild. Bahkan perwakilan dari City & Guild sudah melihat proses administrasi, sarana dan prasana  yang dimiliki oleh Badiklat.
“Ada tujuh orang dari City & Guild yang melakukan survei dan mereka menilai Badiklat sudah layak untuk menjadi sub agen internasional,” kata Kepala Badiklat Jatim, Dr Saiful Rachman saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (21/1).
Mantan Wakil Kepala Dinas Pendidikan Jatim itu menjelaskan, jika nantinya Badiklat bisa mendapatkan sertifkat dari City & Guild, maka lembaga yang selama ini menjadi kawah candradimuka PNS itu bisa menggelar Diklat yang diikuti oleh peserta dari negara-negara Asean, seperti Filipina, Malaysia, Singapura dan lainnya. “Bidikan kita masih untuk negera Asean, tapi bisa dikembangkan ke kawasan Asia,” katanya.
Dari data yang diperoleh, City & Guild saat ini bekerjasama dengan Edlink+Connex. Ada 27 kualifikasi yang ditawarkan, diantaranya, building service industri, enginering, hospital and catering, justice, leadership and manajemen, learning, teaching and assessment.
Namun Saiful mengakui sangat berat untuk bisa menjadi sub agent internasional, karena ada beberapa persaratan yang harus dilakukan, yakni seluruh staf Badiklat harus bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, karena nantinya mereka akan memberikan pelayanan kepada peserta dari luar negeri. “Kalau soal administrasi, sarana dan prasarana sudah tidak ada kendala,” katanya.
Itulah mengapa saat ini ia mewajibkan seluruh staf Badiklat untuk belajar Bahasa Inggris dan menerapkannya ditempat kerja. “Nantinya ada program satu hari Berbahasa Inggris,” katanya.
Jika nantinya Badiklat bisa menjadi sub agent internasional, maka lembaga ini menjadi satu-satunya Badan Diklat di Indonesia yang bisa menggelar pelatihan dan pendidikan bagi peserta dari luar negeri. [wwn]

Tags: