Bakal Paslon Bupati Malang Jalur Perseorangan Sangat Minim

Ketua KPU Kab Malang Anis Suhartini

Kab Malang, Bhirawa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang telah menyatakan jika pendaftar Bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati Malang melalui jalur perseorangan atau independen sangat minim. Karena batas akhir penyerahan syarat dukungan calon independen berakhir pada Minggu (23/2) malam, hanya satu Bakal Paslon Bupati Malang saja yang menyerahkan berkas persyaratan dukungan minimal ke KPU, yakni hanya Paslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko.
Dan ini bukti, tegas Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini, Selasa (25/2), kepada sejumlah wartawan, jika Paslon Bupati Malang dari jalur perseorangan  sangat minim. Sehingga dengan penyerahan berkas dukungan e-KTP yang diterima KPU, maka pihaknya akan melakukan verifikasi. ”Dan jika nanti dalam verifikasi itu tidak terdapat malasalah, tentunya Bakal Paslon Bupati Malang Heri Cahyono-Gunadi Handoko, bisa dipastikan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020,” tuturnya.  
Dia mengatakan, sejak tahapan penyerahan persyaratan dukungan Bakal Paslon Bupati Malang jalur perseorangan dibuka, pada tanggal 19-23 Februari 2020, hanya satu Paslon yang menyerahkan persyaratan dukungan, yaitu Heri Cahyono dan Gunadi Handoko. Sedangkan Paslon tersebut, telah menyerahkan berkas dukungan e-KTP Sebanyak 133 ribu lembar, hal ini sebagai syarat minimal dukungan, agar Paslon Perseorangan bisa maju di Pilkada Kabupaten Malang, yang akan digelar pada 23 September 2020 mendatang.
Menurut Anis, syarat minimal dukungan bagi Bakal Paslon Bupati Malang Perseorangan sebanyak 129 ribu lembar foto copy e-KTP, dan sebanyak 796 orang yang menyerahkan dukungan itu diperoleh minimal penyebarannya di 17 kecamatan, dari 33 kecamatan. Sehingga dengan pihaknya sudah menerima berkas syarat dukungan Paslon Bupati Malang dari jalur perseorang itu, selanjutnya kita lakukan pengecekan berkas.
“Kami sudah melakukan pengecekan terhadap berkas syarat dukungan Bakal Paslon Bupati Malang dari perseorangan, dan berkas telah dinyatakan lengkap. Karena berkas sudah lengkap, maka mulai tanggal 27 Februari hingga 25 Maret 2020 akan kita lakukan verifikasi administrasi dan kegandaan dokumen dukungan,” jelasnya.
Sedangkan sampai hingga kini, lanjut Anis, pihaknya masih melakukan proses pengecekan jumlah dukungan dan sebaran di setiap kecamatan. Dan setelah nanti Bakal Paslon Perseorangan itu lolos verifikasi, maka tahapan selanjutnya mereka mendaftar sebagai Paslon Bupati Malang ke Kantor KPU, pada tanggal 16-18 Juni 2020, dari jalur persorangan.
“Dan tidak hanya Bakal Paslon Perseorangan saja yang mendaftar, tapi juga pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Malang yang diusung partai politik (parpol) sama-sama mendaftar,” tandasnya. [cyn].

Tags: