Bambang Soesatyo: Burung Hantu Bantu Petani Basmi Hama Tikus

Jakarta, Bhirawa.
Burung hantu, ternyata bisa diandalkan untuk membantu petani, dengan memangsa hama tikus, yang merusak tanaman. Di Subak Gunung, Penebel di Tabanan Bali, burung hantu dilatih untuk jadi predator alami, memberantas hama tikus. 

Terkait hal ini, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, akhir pekan ini menyempatkan diri, ikut melepas 6 ekor burung hantu terlatih. Yang akan menjadi predator, pemberantas hama tikus yang selama ini merusak tanaman petani di Subak Gunung.

“Ke 6 burung hantu ini, merupakan hasil penangkapan dan sudah dilatih berburu tikus, oleh komunitas pecinta lingkungan Bhakti Ring Pertiwi (B-Riper). Kegiatan B-Riper didukung oleh Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Bali,” papar Bambang Soesatyo.

Ke-enam burung hantu terlatih yng dilepas, tidak akan pergi menjelajah wilayah lain. Karena sudah dilatih sebelumnya dan hanya akan fokus memberantas tikus di lahan pertanian warga setempat. Ke-enam burung hantu tersebut, juga sudah dibuatkan sangkar masing-masing. 

“Dalam berbagai jurnal penelitian, sepasang burung hantu, bisa melindungi 20-25 hektare tanaman padi. Dalam waktu 1 tahun, seekor burung hantu dapat memangsa 1.300 ekor tikus,” jelas Bamsoet.

Dikatakan, salah satu kehebatan burung hantu, adalah memiliki kekuatan pendengaran sangat tajam. Yakni mampu mendengar suara tikus dari jarak 500 meter. Langkah Depidar SOKSI Bali dalam upaya membantu petani ini, layak dicontoh daerah lain.

“Semakin banyak burung hantu yang dipelihara, semakin banyak pula lahan pertanian yang bisa diselamatkan dari hama tikus. Sehingga meningkatkan produktifitas pertanian,” pesan Bamsoet. (ira)
      

Tags: