Bangun Sinergi, Wali Kota Surabaya Safari Keliling Partai Politik

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armudji foto bersama dengan pimpinan dan kader Partai Golkar Surabaya.

Surabaya, Bhirawa
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan safari politik dengan berkunjung kesejumlah partai politik, Selasa (23/3). Mulai dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, PPP, PKB hingga Partai Gerindra. Ini kunjungan politik pertama setelah Eri dilantik sebagai Wali Kota Surabaya pada 26 Februari lalu.

Seperti saat berkunjung ke Partai Golkar, Eri yang didampingi Wakil Wali Kota Surabaya Armudji, langsung disambut Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni. Turut hadir pula, Bendahara Golkar Jatim yang sebelumnya juga menjabat Ketua Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono.

Dalam kesempatan itu, Eri berterimakasih atas sambutan tersebut. Eri juga mengungkapkan jika ia memiliki kedekatan dengan beberapa elit Golkar Surabaya. Di antaranya dengan Blegur, anggota DPRD Jatim yang juga merupakan mantan anggota DPRD Surabaya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengenal Blegur sejak Cak Eri masih menjabat di OPD. “Mas Blegur ini sudah saya anggap kakak sendiri, cacak dewe. Bahkan, termasuk yang mengajarkan saya tentang politik,” ungkap Eri.

Eri yang datang dengan disambut pedagang UMKM kader Golkar ini menjelaskan pihaknya memiliki kesamaan dengan Golkar. Di antaranya, soal pemberdayaan usaha mikro. Bahkan Eri juga menyatakan setiap ada acara, pemkot harus melibatkan UMKM.

“Begitu ada UMKM, saya semakin senang. Ke depan seluruh UMKM harus teregistrasi. Di Pemerintah Kota, per 1 April, saya wajibkan ketika ada acara, baik untuk kue, minuman, atau bahkan kain batiknya harus berasal dari UMKM di Surabaya,” katanya.

Membangkitkan ekonomi Surabaya, Pemkot tak bisa sendiri. Ia menjelaskan pentingnya peran partai, terutama Golkar. “Kami akan terus bersinergi dengan partai Golkar. Sebab, kami juga dekat dengan Partai Golkar, secara pribadi dari Mas Blegur. Mari bergandengan tangan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran orang nomor 1 di Surabaya ini. Ia tak memungkiri, Wali Kota Surabaya lama tak berkunjung ke kantornya.

“Ini kunjungan pertama setelah 20 tahun Wali Kota Surabaya tidak berkunjung ke markas kami. Kami berterimakasih, selamat datang di Kantor DPD Golkar Surabaya,” kata Fathoni pada sambutannya.

Golkar pada pilkada 2020 lalu memang mengusung Machfud Arifin dan Mujiaman, rival Eri-Armuji. Sekalipun demikian, Golkar menegaskan pilkada selesai. Golkar mengakui kemenangan Eri-Armuji. Bukan hanya itu, partai berlambang beringin ini siap mendukung pemerintahan Eri-Armuji periode lima tahun ke depan.

“Dalam setiap perhelatan politik, kami menganggap ini bagian dari fastabiqul khairat. Kemarin memang kami sempat berbeda jalan. Kami mohon maaf kalau ada tutur kata, perbuatan, yang kami lakukan selama perhelatan pilkada kemarin. Itu bagian dari drama politik,” katanya.

Ke depan, Fathoni menegaskan Golkar akan mendukung pemerintahan melalui legislatif. Di DPRD, Golkar memiliki lima kursi DPRD dengan pimpinan di sejumlah komisi.

“Kami tak lahir sebagai oposisi. Di setiap pemerintahan, kami siap mendukung kebijakan Pemerintah terutama yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Selamat bekerja kepada pemerintahan baru Pak Wali dan Pak Wawali,” tandasnya. [iib]

Tags: