Bangunan Baru Delapan Unit Kelas Dua Lantai

Gedung SDN Gentong yang ambruk November 2019 silam. Tahun ini, pembangunan gedung baru untuk SDN Gentong terlaksana di tahun 2020 ini. [hilmi husain]

Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan memastikan pembangunan gedung baru untuk SDN Gentong terlaksana tahun 2020 ini. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arif menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur. Pasalnya, bangunan lama tidak bisa langsung dirobohkan karena penyidikan belum selesai.
“Garis polisi di lokasi bangunan yang ambruk itu belum bisa dibuka. Itu dikarenakan proses penyidikan masih berjalan,” terang Mualif Arif, Kamis (16/7).
Usai dari Polda Jawa Timur, Mualif langsung berkoordinasi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur yang ditunjuk pemerintah pusat dalam menangani proyek tersebut.
“Diupayakan tak mengganggu bangunan yang masih dikelilingi garis polisi. Semua berharap pembangunan gedung sekolah ini terealisasi tahun ini,” kata Mualif Arif.
Sedangkan gedung baru yang akan dibangun itu terletak di sisi belakang sekolah. Nanti dibangun delapan unit kelas, yang terdiri atas dua lantai.
“Gedung baru itu dibangun di bangunan kelas yang tak terdampak ambruk. Bangunan itu juga akan dirobohkan terlebih dahulu karena kondisinya sudah buruk. Selanjutnya dibangun delapan unit kelas, dua lantai,” urai Mualif.
Sekadar diketahui, awal November 2019, empat ruangan SDN Gentong, Kota Pasuruan mendadak ambruk. Kejadian itu membawa korban jiwa guru dan seorang murid serta belasan murid terluka. Kini, kasus itu berlanjut ke proses hukum. Dua terdakwa yang merupakan rekanan pembangunan sekolah divonis 3 tahun penjara.
Sementara itu, bangunan yang sempat ambruk dipastikan tidak berubah untuk sementara waktu. Terkecuali kepolisian sudah melepas garis polisi, bangunan itu bisa dirobohkan untuk dijadikan halaman sekolah. [hil]

Tags: