Bantuan Jatim Puspa Berupa Barang Modal Usaha

Musdes sosialiasi program jatim puspa di Desa Baruh Kecamatan Sampang, kabupaten Sampang madura jawa timur.

Sampang,Bhirawa.
Pelaksanaan Bantuan dana hibah Jatim Puspa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di Kabupaten Sampang belum selesai 100 persen, Saat ini desa penerima Program jatim Puspa telah masuk tahap realisasi. Namun masih ada sejumlah kendala karena bantuan tidak berupa uang tetapi berupa barang modal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kali ini, Kabupaten Sampang menerima program itu sebanyak 1087 KPM yang terbagi di 8 Desa dari 2 Kecamatan, yaitu Desa Pangilen, Taman Sareh, Kamoning, Baruh, Kecamatan Sampang, dan Desa Gunong eleh, Banyu Kapah, Rabasan, Komis Kecamatan Kadungdung. Dimana per-KPM menerima bantuan modal usaha sebesar Rp.2,5 juta dengan total keseluruhan sekitar RP.2,7 Miliar lebih.

Kabid pemberdayaan ekonomi dan TTG, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang ,Taufiq Affan saat di temui menyebut jika program Jatim Puspa sudah memasuki tahap realisasi walaupun di sebagian desa penyalurannya masih belum selesai semua.

“Ada sebagian desa yang masih belum menyalurkan secara keseluruhan, karena terkendala masalah pembelanjaan barang,” katanya.

Lanjut Kabid, program Jatim Puspa merupakan program hibah dari provinsi Jawa Timur yang di tujukan untuk perempuan yang memiliki usaha dengan tingkat kesejahteraan 8-12% berdasarkan dari basis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Yang menentukan penerimanya pihak pusat melalui data DTKS, selain itu juga KPM Graduasi mandiri program PKH juga bisa menerimanya,” terangnya.

Dengan alur proses bantuan tersebut langsung masuk ke Desa, melalui bantuan keuangan khusus ke pada pemerintah desa yang menerima program tersebut, pengawasan di Kabupaten ada 3 pendamping sebagai fasilitator khusus program tersebut.

Sementara itu, Menurut Amin Kepala Desa (Kades) Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, termasuk salah satu desa yang menerima program bantuan reguler tersebut, Ia mengatakan bahwa program Jatim Puspa di Desanya masih dalam tahap sosialisasi dan pihaknya juga mengatakan masih perlu sejumlah tahapan yang harus di selesaikan.

“Sementara masih tahap sosialisasi, dan masih dan masih banyak tahapan yang harus di lalui, sehingga nantinya program itu bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuannya,” Tulis Kades melalui Via WhatsApp. Senin (24/11).

Ia juga menjelaskan, bahwa jumlah penerima manfaat (KPM) dari program Jatim Puspa di Desanya ada 94 orang. Dan semua KPM akan menerima bantuan tambahan modal tersebut berupa barang sesuai dengan kebutuhan para KPM.

“KPM keseluruhannya ada 94, menerima Barang sesuai petunjuk teknis,” singkatnya. (lis)

Tags: