Baru Dibangun, Kantor Kelurahan Dibongkar Lagi

lis- proyek rehab total kantor Kelurahan Banyuanyar Sampangt KotaSampang, Bhirawa
Bangunan kantor Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Sampang Kota kurang lebih baru berusia 6 tahun, namun saat ini kembali direhab total di tahun anggaran 2014. Sementara aset bangunan lama, dihapus melalui lelang terbatas oleh pemkab setempat senilai Rp 2,5 juta.
Hal itu dikemukakan Bambang, kabid aset Dispendaloka Sampang, Senin (15/9). Menurutnya,  penghapusan aset bangunan Kelurahan Banyuanyar senilai Rp 2, 5 juta itu sudah ada hitungan teknisnya serta melalui mekanisme lelang terbatas perseorangan.
Hanya saja, Bambang enggan berkomentar lebih jauh terkait teknis pelaksanaan proyek rehab total tersebut. Menurutnya, itu sudah menjadi kewenangan dinas teknis PU Ciptakatarung Sampang. “Kami bagian aset tidak bisa berkomentar terkait teknis tersebut,” urainya.
Ironisnya, Wahyu, Kepala PU Cikatarung Sampang saat hendak dikonfirmasi, juga enggan berkomentar. Dengan alasan bahwa semua kegiatan tersebut sudah bisa diakses di internet. Kondisi ini kemudian memicu sorotan LSM Forum Kajian Publik (FKP).
Heru Susanto selaku Direktur FKP, berpendapat bahwa rehab total Kelurahan Banyuanyar Sampang ini sangat janggal dan berpotensi penyelewengan, sehingga butuh diawasi bersama. “Kalau bahan bangunan lama hanya di lelang 2,5 juta, tentu ini sangat murah dan berpotensi sarat dengan KKN, apalagi bangunan lama itu terbilang masih baru tidak sampai 10 tahun usianya, apa hal ini tidak menghambur-hamburkan anggaran saja, sementara masih banyak program kemiskinan yang harus mendapatkan porsi anggaran yang cukup. Selain itu, kantor Kelurahan Banyuanyar sementara yang saat ini ditempati dipindahkan di lokasi polosok yang jauh dari akses Kota, sehingga akan mempersulit warga yang butuh pelayanan Kelurahan,” sindirnya. [lis]

Tags: