Bawaslu Temukan 278 Pemilih Ganda di DPS Pilwali Kota Pasuruan

Ketua Divisi Bidang Pengawasan Bawaslu Kota Pasuruan, Titin Yulinarwati (kiri pertama) saat menciptakan kampung anti money politik di lima titik di Kota Pasuruan sebelum pandemi covid-19. [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pasuruan, Bhirawa
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan menemukan 278 pemilih ganda dalam daftar pemilih sementara (DPS) Pilwali Kota Pasuruan 2020.

Ketua Divisi Bidang Pengawasan Bawaslu Kota Pasuruan, Titin Yulinarwati menyatakan dari total 278 data pemilih ganda, 34 diantaranya adalah dari Bawaslu Kota Pasuruan dan 244 temuan dari Bawaslu RI.

“Bawaslu Kota Pasuruan menemukan 34 pemilih ganda pada data DPS. Serta, masukan dari Bawaslu RI, ada 244 pemilih ganda juga dari data DPS. Dan sudah ditindaklanjuti dengan rekomendasi hari ini ke KPU,” tandas Titin Yulinarwati, Senin (12/10).

Pihaknya menambahkan, dari total 147.100 pemilih dalam data DPS Pilwali Kota Pasuruan, Bawaslu juga menemukan ratusan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Yakni, 131 orang pemilih meninggal, 1 anggota TNI aktif, 1 orang pemilih usianya dibawah umur, 35 pemilih yang sudah pindah domisili dan 3 orang pemilih yang tidak dikenal.

“Kami merekomendasikan 25 orang pemilih baru yang tidak tercatat dalam DPS, untuk disahkan menjadi DPT dalam pleno DPSHP KPU Kota Pasuruan, pada 14 Oktober 2020. Karenanya, kami mengharapkan sebelum DPT ditetapkan rekomendasi ini sudah ditindaklanjuti oleh KPU,” kata Titin Yulinarwati. [hil]

Tags: