Bayi Kembar Siam Citra-Neyla Dipulangkan

25-bayiSurabaya, Bhirawa
Bayi kembar siam asal Desa Pucung, Kediri, Citra Fazira Ramadhani dan Neyza Fazira Ramadhani akhirnya pulang. Setelah 16 bulan dirawat di RSUD dr Soetomo, bayi dempet dada dan perut (Thoracoabdominophagus) itu dinyatakan tak bisa dipisahkan.
“Kedunya berbagi satu organ jantung, sehingga tidak mungkin dipisahkan,” jelas Ketua Tim Pusat Penanganan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr Soetomo dr Agus Harianto, SpA(K) usai acara serah terima kembar siam kepada pemerimtah Kabupaten Kediri di LOka Widya, RSUD dr Soetomo, kemarin (24/11)
Kembar siam Citra-Neyza lahir pada 14 Juli 2013 pukul 21.30 di RS Gambiran, Kediri. Setelah menjalani operasi caesar, putri pasangan Imam Sayuti dan Endik Indahwati itu dirujuk ke RSUD dr Soetomo. “Citra Neyza lahir dengan diagnosis single ventricle dengan Atrium Septal Defect atau penyakit jantung bawaan berupa lubang (defek) pada septum interatrial (sekat antar serambi). Juga terdapat Ventricular Septal Defect (VSD) atau lubang pada sekat bilik jantung.
Dr Agus menambahkan, monitoring umum wajib dilakukan karena kondisi keduanya masih rentan. “Terapinya berupa pemberian seperti multivitamin, buah-buahan, sayura, biskuit, dan susu,” jelasnya.
Bupati Kediri Harianti Sutrisno yang turut hadir, mengucapkan terima kasih terhadap tim dokter RSUD Dr Soetomo karena telah membantu perawatan si kembar. Bupati yang juga dokter itu berjanji akan melanjutkan bantuan perawatan di puskesmas dan rumah sakit terdekat. Ia pun berpesan kepada kepala desa dan orang tua Citra-Neyza agar menjaga kesehatan keduanya. “Nanti tetangga yang ingin melihat mohon yang sehat saja. Bagi yang flu maupun batuk, jangan. Karena mereka masih kecil, bahaya,” jelasnya.
Selama dirawat di rumah sakit terbesar di Kawasan Indonesia timur itu, Citra-Neyza dibebaskan dari seluruh biaya. Mereka ditempatkan di ruang Nakula-Sadewa agar tidak terpapar virus pasien lainnya. “Selain itu, juga bantuan tenaga dari sekitar 124 dokter dan paramedis di sini,” ujar direktur utama RSUD dr Soetomo dr Dodo .
Sementara itu menurut hasil diagnosis kemungkinan bayi kembar siam ini untuk bertahan hidup kecil sekali perawatan optimal Citra dan Neyza dapat melewati fase stabilisasi di NICU IRD Setelah stabil perawatan dilanjutkan di Ruang Kembar Siam Nakula Sadewa Selama perawatan kedua pasien pernah mengalami muntah, diare, sesak, dan infeksi virus Hand, Mouth and Foot  Disease. [dna]

Keterangan Foto: Kondisi Bayi kembar siam asal Desa Pucung, Kediri, Citra Fazira Ramadhani dan Neyza Fazira Ramadhani.
Jantung Bersatu,[dna/bhirawa]

Tags: