Belajar di Rumah Bagi Siswa Tulungagung Ditambah Sepekan

Bupati Maryoto Birowo saat meninjau kesiapan Puskesmas Bangunjaya sebagai Puskesmas khusus penyakit Covid -19, Senin (23/3).

Tulungagung, Bhirawa
Siswa PAUD sampai SMP di Kabupaten Tulungagung dipastikan lebih lama lagi belajar di rumah. Jika sebelumnya mereka belajar di rumah sampai tanggal 29 Maret. Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo memutuskan memperpanjang sampai tanggal 5 April.
Keputusan menambah masa belajar di rumah sepekan ini dikatakan Bupati Maryoto. ”Kami mengikuti provinsi atau pusat. Merujuk instansi di atasnya,” ujarnya saat melakukan peninjauan di Puskesmas Bangunjaya Kecamatan Pakel, Senin (23/3),
Menurut Maryoto, selama perpanjangan masa tidak belajar di sekolah ini semua siswa diharapkan tetap belajar di rumah. ”Istilahnya home schooling,” terangnya.
Bupati Maryoto memaparkan, belajar di rumah bagi siswa saat ini sangat penting di tengah merebaknya virus Covid-19 atau Virus Corona. Semua warga termasuk para siswa harus diproteksi agar tak sampai tertular virus mematikan itu.
“Karena itu tetap dilaksanakan home schooling. Mengingat betapa pentingnya untuk memproteksi mereka,” paparnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono mengatakan, hal yang sama ketika dikonfirmasi, Senin (23/3). Menurutnya, sudah ada keputusan dari Bupati Tulungagung untuk menambah waktu belajar di rumah bagi siswa PAUD sampai SMP di Kabupaten Tulungagung.
“Sudah ada suratnya. Sesudah ini kami sosialisasikan ke sekolah-sekolah agar disampaikan ke siswanya masing – masing,” katanya.
Dalam surat yang sempat dibaca Bhirawa dan telah ditandatangani Bupati Tulungagung itu, di antaranya tertulis perpanjangan masa belajar di rumah bagi siswa, yang sebelumnya sampai tanggal 29 Maret 2020 menjadi sampai 5 April. Atau mulai masuk sekolah lagi pada tanggal 6 April 2020.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Jatim telah mengumumkan penundaan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/MA yang sedianya akan diselenggarakan pada 30 Maret sampai 2 April. Pelaksanaan ujian nasional diundur pada tanggal 6 April sampai 9 April.
Selain itu, untuk jadwal belajar di rumah bagi siswa SMA/SMK dan PK-PLK juga diperpanjang sampai tanggal 5 April. Semula proses belajar daring ini dilakukan hingga sampai tanggal 29 Maret 2020 akhir pekan ini. [wed]

Tags: