Belasan Lampu Merah di Tulungagung Digunakan Sosialisasi Prokses

Pengendara di traffic light perempatan BTA Kota Tulungagung mendengarkan sosialisasi prokes saat lampu merah menyala, Kamis (19/11).

Tulungagung, Bhirawa
Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung memaksimalkan fungsi pengeras suara di 13 titik lampu merah atau traffic light untuk melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes). Sebelumnya, pengeras suara yang dipasang di lampu merah tersebut selama ini digunakan hanya untuk sosialisasi tertib lalulintas.

Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Jarmani, Kamis (19/11), mengakui sosialisasi melalui pengeras suara di lampu merah cukup efektif. “Kedepan kalau ada anggaran kami akan perluas di luar kota. Tidak hanya di Kota Tulungagung saja,” ujarnya.

Menurut Jarmani, untuk saat ini baru ada 13 titik lampu merah di Kota Tulungagung yang bisa digunakan untuk penyampaian sosialisasi. Termasuk penyampaian sosialisasi prokes dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Semua bahan sosialisasi terkait prokes dari Polres Tulungagung dan Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung terus kami tayangkan . Bahka kalau ada materi baru kami pun siap untuk menayangkannya pula,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, mengungkapkan pula keefektifan sosialisasi penerapan prokes di lampu merah. “Kami memang meminta semua media yang bisa untuk sosialisasi mengenai penerapan prokes digunakan. Termasuk di lampu merah yang sudah berfasilitas alat pengeras suara,” katanya.

Bagi pengendara di jalan raya, menurut Galih Nusantoro, tentu akan mendengarkan sosialisai prokes ketika mereka berhenti di traffic light yang sedang menyala lampu merahnya. “Jadi cukup efektif mengajak masyarakat agar tetap menerapkan prokes,” tandasnya.

Sampai Kamis (19/11) siang, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung merilis penyebaran Covid-19 di Kota Marmer semakin melandai. Kini tidak ada satu pun kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang masuk zona merah. Bahkan yang masuk zona hijau mencapai 13 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung. Sedang sisanya, lima kecamatan masuk zona kuning dan satu kecamatan masuk zona oranye. (wed)

Tags: