Bengawan Jazz Festival Ajang Populerkan Pariwisata Lamongan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan Siti Rubikah. (alimun hakim/bhirawa).

Lamongan, Bhirawa
Kearifan lokal Bengawan Solo yang membentang di wilayah Kabupaten Lamongan memiliki potensi wisata tersendiri.
Dalam rangka peringatan HUT RI ke – 77, Pemkab Lamongan bakal menggelar Bengawan Jazz Festival di lokasi area wisata pinggir bengawan.

Acara tersebut juga sebagai ajang mempopulerkan potensi wisata Bengawan Solo yang membentang di wilayah Lamongan.

Even itu, Rencananya akan digelar di taman Kendalifornia Sekaran, Rabu (10/8) dan akan menghadirkan musisi asal Bandung Java Jive, serta didukung musik lokal lainya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan Siti Rubikah mengatakan, Bengawan Jazz Festival digelar untuk menyambut Tim Non – Governmental Organization (NGO) dari sekelompok pecinta lingkungan yang melaksanakan ekspedisi susur sungai Bengawan Solo mulai dari hulu hingga hilir yang dimulai sejak (14/7) lalu dari Wonogiri Solo dan diperkirakan akan sampai di Kabupaten Lamongan tanggal 10 Agustus.

“Menyambut tim ekspedisi Bengawan Solo dalam misi mengexplor kondisi terkini eksisting Bengawan solo yang dilaksanakan selama tiga hari di Kabupaten Lamongan, akan kami suguhkan Bengawan Jazz Festival yang tentunya juga untuk mempopulerkan Kabupaten Lamongan yang memiliki potensi Bengawan Solo yang cukup besar, seperti sebagai taman wisata dan cagar budaya yakni situs yang ada di wilayah Maduran,” terang Rubikah.

Lebih lanjut Rubikah mengatakan, pada even Bengawan Jazz Festival selain memberikan hiburan dengan tampilnya musisi local maupun ibukota, juga akan diwarnai dengan kegiatan sisir sungai Bengawan Solo dari Desa Kendal – Sekaran, Pringgoboyo – Maduran, dan Mayong – Karangbinangun.

“Tanggal 10 Agustus tim ekspedisi akan turun di Desa Kendal di taman Kendalifornia Sekaran, baru paginya bergeser ke Pringgoboyo Maduran dan tanggal (12/8) dilanjutkan ke Karangbinangun,” terang Rubikah.

Rubikah menambahkan, Pada even yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Lamongan ini juga dilaksanakan sarasehan selama 2 hari dengan mengangkat tema tentang budaya juga lingkungan.

Rubikah berharap, pada kegiatan tersebut terjadi kolaborasi antara penggiat lingkungan, komunitas, budayawan, seniman, mahasiswa dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. [aha,yit.gat]

Tags: