Bentuk Transfer Ilmu, Unusa Terima Rp40 Juta dari Japan Foundation

Japan Foundation melakukan peninjaun di Lembaga Pelatihan Kerja Swasta milik Unusa.

Surabaya, Bhirawa
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima bantuan Rp40 juta dari The Japan Foundation (JF). Dana itu nantinya akan digunakan dalam penyusunan kurikulum dan silabus pembelajaran Bahasa Jepang hingga level N4. Dana ini juga akan digunakan dalam penyusunan buku materi ketrampilan khusus terkait kompetensi Ners dan Caregiver dalam Bahasa Jepang.
Salah satu Perwakilan Unusa, Dr Ima Nadatien SKM Mkes menjelaskan, bantuan ini berhubungan dengan program pelatihan kerja bagi mahasiswa dari Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Unusa yang memiliki minat berkerja di Jepang. Unusa sendiri memiliki program yang dilakukan PT Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS).
“Dalam program ini kami memberikan pelatihan Bahasa Jepang kepada calon pekerja yang akan berangkat di Jepang. Program pelatihan kerja ini rencananya akan dimulai diadakan pada Bulan Desember 2020,” ungkap Ima, Kamis (19/11).
Lebih lanjut, Japan Foundation juga memberikan pelatihan bagi pengajar Bahasa Jepang Unusa. Karena saat ini masa pandemi Covid-19, maka pendampingan dan pembelajaran dilakukan secara online. ”Nantinya, pengajar akan mendapatkan pelatihan terkait beberapa hal yang diperlukan. Jadi akan memiliki pengajar Bahasa Jepang yang berkualitas,” jabar Direktur Utama PT LPKS Unusa.
Sementara itu, penanggung jawab kurikulum Bahasa Jepang Unusa, Dr Ubaidillah Zuhdi menuturkan, bantuan ini tidak bisa dirupakan uang, hanya bisa berbentuk transfer ilmu pengetahuan terkait dengn bidang keperawatan dan kebidanan.
“Bantuan ini diperuntukan bagi mahasiswa Unusa. Jadi program pelatihan kerja ini untuk seluruh civitas Unusa yang berencana berkerja di Jepang,” ungkap Ubay. [ina]

Tags: