Berikan Kemudahan Sambungan Listrik Industri

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Guna mendorong iklim investasi tumbuh positif, PT PLN (Persero) Distribusi Jatim turut berperan dalam ketersediaan listrik bagi dunia industri tanah air. Untuk itu, perusahaan plat merah itu terus mencoba memberikan kemudahan dalam hal penyambungan listrik bagi kalangan industri khususnya untuk daya antara 105 kilo volt ampere (KVA) hingga 197 KVA. Salah satu kemudahan yang diberikan oleh PT PLN Distribusi Jatim adalah memberikan keringanan pembayaran dengan cara mengangsur.
Tegar Hasadi, Deputi Manager Strategi Pemasaran PT PLN (Persero) Distribusi Jatim ketika dijumpai di ruang kerjanya Senin (22/5) kemarin menjelaskan, jika selama ini biaya sambungan dibebankan kepada pelanggan baru industri. “Dari beban biaya yang mencapai Rp 100 juta, namun kali ini mereka bisa mengangsur biaya tersebut. Maka program yang mulai disosialisasikan sejak April 2017 itu, biaya itu dimudahkan dengan cara dicicil selama 24 bulan tanpa bunga.” katanya.
Lebih lanjut,  ia menjelaskan, jika selama ini beban biaya untuk pelanggan baru industri itu ada dua yakni biaya penyambungan dan uang jaminan langganan. Lantas, jika biaya jaminan tidak terlalu besar, yang memang menjadi beban adalah biaya penyambungan. Makanya kita beri kemudahan itu, sehingga industri tidak langsung menyediakan dana tunai di depan. “Selain itu, pelanggan juga dimudahkan dengan layanan satu atap yang kini mulai digalakkan lewat Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah (LITTR),” katanya.
Tidak hanya itu, kata Tegar, kini pihaknya juga mengutamakan kecepatan dalam pengerjaan pemasangan instalasi listrik bagi dunia industri. Terkait program tersebut, ia menjelaskan bahwa target selesai mulai dari permohonan, menghubungi LIT TR hingga listrik dapat tersalurkan minimal butuh waktu 25 hari.
Perlu diketahui, jika dibandingkan, untuk menjalankan prosedur tersebut, PT PLN membutuhkan waktu 40 hari pada 2015, lalu pada 2016 kita butuh 17 hari. Lantas, pada Tahun 2017 ini kita butuh 15 hari. Memang target pelayanan kami 25 hari, akan tetapi jika disesuaikan dengan performa dilapangan kita bisa selesai pemasangan selama 15 hari,” tegas dia lagi.
Tegar menambahkan, dengan berbagai kemudahan tersebut, dalam kurun waktu satu bulan ini, respon para pelaku industri cukup bagus. Sudah ada 166 penyambungan baru untuk daya 105 hingga 197 KVA di wilayah Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Jember, Malang, Kediri dan Pamekasan. Lantas, tercatat sedikitnya ada 18 lokasi di beberapa kota di Jatim yang kini dalam proses pengerjaan penyambungan.
“Dengan respon yang baik ini, saya pribadi aangat bersyukur PT PLN sebagai perusahaan milik negara kami dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya pelaku industri. Selain itu, dengan adanya program ini, diharapkan tingkat elektrifikasi bisa mengalami peningkatan dari 89 persen tahun 2016 menjadi 93 persen pada tahun 2017 ini,” pungkasnya. [ma]

Tags: