Bersih-Bersih Sungai, Warga Balung Situbondo Hebohkan Temukan Mortir

Aparat kepolisian Polres Situbondo saat melakukan pengamanan dan olah TKP di Desa Balung Kecamatan Kendit, Sabtu (14/1). [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Sejumlah warga yang sedang bersih-bersih di sungai Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo mendadak dihebohkan oleh penemuan mortir Sabtu pagi kemarin (14/12).
Warga awalnya berkumpul biasa dan dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih. Setelah ada penemuan mortir sejumlah warga desa setempat ikut kawatir dasar sungai itu akan meledak.
Informasi Bhirawa menyebutkan, untuk menenangkan kondisi warga warga yang sedang bekerja, salah seorang warga bernama Romli langsung mengamankan mortir tersebut ke rumahnya.
Setelah itu Romli kemudian memilih melaporkan kepada petugas jaga Mapolsek Kendit. “Saat itu juga apara kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sungai Desa Balung,” aku Romli.
Menurut Romli, saat mengangkat mortir ia merasa was-was karena khawatir bahan mortir warisan jaman dahulu kala itu bakal meledak.
Romli bahkan mengaku terpaksa memberanikan diri agar warga tidak ikut panik dengan keberadaan mortir tersebut.
“Saya sendiri bersama warga Desa Balung yang lain tetap berusaha dengan tenang atas penemuan mortir ini. Alhamdulillah tidak sampai meledak hingga apara kepolisian tiba dilokasi,” papar Romli.
Sementara itu, Kapolsek Kendit IPTU Sumiyatno, menerangkan saat ini mortir masih diamankan di Mapolsek Kendit untuk keperluan pengamanan.
Kata dia, keberadaan mortir yang ditemukan warga itu memiliki ukuran sekitar 30 cm dan masih lengkap dengan kunci penutup dibagian mortir. Menurut Sumiyatno, saat mengamankan mortir dari rumah warga pihaknya juga melibatkan tim khusus Polres Situbondo.
“Kami sudah melaporkan penemuan mortir tersebut ke tim jihandak Mapolda Jawa Timur,” ungkap Sumiyatno.
Sumiyatno kembali menambahkan, pihak Polda Jatim langusng memerintahkan tim jihandak Brimob Bondowoso untuk mengechek kondisi mortir yang ada di Mapolsek Kendit. Menurut dia, untuk mengetahui aktif tidaknya mortir tersebut, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim jihandak.
“Kami masih belum bisa memastikan kondisi mortir itu karena masih menunggu hasil tim jihandak,” pungkas Sumiyatno. [awi]

Tags: