Berwirausaha Online Masih Sangat Menggiurkan

Duwi Rahayu saat memberikan materinya tentang Pelatihan Entrepreneurship Berbasis Intellegence. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Persaingan wirausaha kini sangat ketat. Apalagi dalam promosinya masih menggunakan cara yang konfensional. Namun berkat adanya kemajuan teknologi, kini para wirausahawan telah memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
Guru RA Aisyiyah 5 Kalitengah Tanggulangin Sidoarjo, Uswatun Hasanah, usai mengikuti PKami (Program Kemitraan Masyarakat Institusi) dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dengan Tim Pelatihan Entrepreneurship berbasis Multiple Intelegence, Kamis (27/2) kemarin, menjelaskan dengan memasarkan usahanya melalui online hasilnya masih sangat menggiurkan. Sehari bisa kirim 100 pasang, hari besar bisa sekitar 400 hingga 500 pasang, dan pada bulan puasa bisa mencapai 700 pasang
Uswatun warga Desa Candi Sayangan RT 4/RW 1, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mengaku usaha sapatu dan sandal masih berjalan. Apalagi dengan adanya penjualan online setiap harinya bisa mengirimkan barang keluar kota minimal 100 pasang, terkadang sampai 500 pasang. Bahkan pada Bulan Puasa pernah sampai mengirimkan ke luar kota hingga 700 pasang.
“Semua itu berkat adanya online. Kami selalu mengkirim keluar kota dan luar pulau, terbanyak kirim ke Jakarta dan Tangerang. Dengan adanya online ini sangat membantu sekali, kami tak perlu keliling kota, hanya dengan menggunakan HP semuanya bisa berjalan. Dan hasilnya bisa untuk mengajak anak jalan – jalan,” ujar Uswatun dengan riangnya.
Duwi Rahayu SE MA selaku Ketua Tim Pelatihan Entrepreneurship Berbasis Multiple Intellegence menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. Karena guru yang gajinya banyak masih kurang, makanya perlu adanya wirausaha yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
“Selain itu juga bisa memperkenalkan kepada anak – anak didiknya program kami ini, melalui market day ataupun cooking class,” jelas Duwi Rahayu yang didampingi anggotanya Imelda Dian Rahmawati SE MAk Ak dan Rugaya Meis Andhiarini SPd MPsi.
Duwi menjelaskan, peserta ini waktunya masih sangat cukup untuk mengikuti program ini dalam berwirausaha. Kini masih banyak peluang usaha untuk dikerjakan. Diantaranya membuat makanan kecil – kecil bagi anak – anak juga masih berpeluang.
“Yang penting harus dilakukan secara baik dan kualitasnya juga harus bermutu, termasuk hygienis nya makanan harus dijamin,” jelas Duwi Rayahu. [ach]

Tags: