BI, TPID dan Organda Siap Kendalikan Inflasi

Ka BI Jatim Benny Siswanto ( (tengah,) bersama staf saat memberikan penjelasan soal inflasi pasca turunnya harga BBM.

Ka BI Jatim Benny Siswanto ( (tengah,) bersama staf saat memberikan penjelasan soal inflasi pasca turunnya harga BBM.

Surabaya, Bhirawa
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia dan Organda Jatim akan bekerjasama untuk mengendalikan inflasi di Jatim pasca penurunan harga BBM. Karena saat ini harga kebutuhan pokok juga tidak terkontrol.
Kepala Bank Indonesia (BI) Jatim Benny Siswanto mengatakan, bahwa pada dasarnya memang kenaikan dan penurunan BBM ini sangat berpengaruh pada inflasi di daerah karena akan berpengaruh pula pada transportasi yang sangat bergantung pada BBM, “Apalagi disaat BBM naik para pedagang ikut menaikkan barang dagangannya, namun setelah BBM  turun mereka enggan menurunkannya,” ungkap Benny, Rabu (21/1).
Mestinya disaat BBM turun otomatis tanpa dikomando mereka harus menurunkan pula harga barang. Hal lain yang cukup membuat pusing adalah pengusaha dan pemilik angkutan mereka  juga enggan untuk menurunkan tarif tiket yang sudah terlanjur dinaikkan.
Berangkat dari kenyataan inilah maka BI dan TPID Jatim akan melakukan koordinasi dengan Organda dan pemerintah kota Surabaya yang katanya punya semacam TPID sendiri di bawah Wali Kota Tri Rismaharini, untuk berbicara bagaimana mengendalikan inflasi di Jatim terkait gonjang ganjing harga BBM ini. [ma]

Tags: