Bidan PTT Ngeluruk Dewan Gresik

Bidan PTT Ngeluruk Dewan GresikGresik, Bhirawa
Setelah pekan kemarin tidak bisa bertemu Komisi D, akhirnya Persatuan Bidan PTT (PB-PTT) Kab Gresik. Selasa ( 30/12 ) kembali mendatangi kantor DPRD Gresik. Kedatangannya bidan ini terkait penolakan pengangkatan CPNS. Mereka menyerahkahkan surat kepada Setwan untuk dipertemukan dengan anggota dewan, dan meminta agar wakil rakyat mau mendampingi menyelesaikan persolaan ini.
Informasi yang berhasil dihimpun, kini ada 97 Bidan PTT tersebar di 32 Puskesmas di 97 Desa yang terancam putus kontrak, karena tak kunjung diangkat menjadi CPNS. Pada tahun 2014 ini, perpanjangan kontrak kerja mereka bakal segera habis. Selain itu, penolakan Bupati Gresik untuk melakukan pengangkatan membuat mereka kecewa.
Ketua PB PTT Kab Gresik, Nurul Masbakhah mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan surat kepada Setwan agar dipertemukan dengan wakil rakyat. Ini sebagai tindak lanjut, setelah kedatangan mereka yang pertama dua minggu lalu gagal bertemu dengan anggota dewan. Agar ada kejelasan terkait dengan nasib mereka, apalagi perjuangan yang selama ini dilakukan tak pernah mendapatkan jawaban pasti.
”Kami minta DPRD Gresik, dalam hal ini Komisi D agar mau mendapampingi apa yang kami perjuangkan. Kedatangan ini, untuk yang kedua kalinya. Dan nasib para Bidan PTT saat ini, berada diujung tanduk karena kontrak kerjanya akan segera berakhir. Sehingga, kalau tak segera ada kejelasan mereka terancam putus kontrak. ”Ini sudah perpanjangan yang kedua dan terakhir, kalau tak ada kejelasan kami tak bekerja lagi,” katanya.
Ditambahkan Nurul Masbakhah, dari 97 Bidan PTT di Gresik. Hampir seluruhnya sudah berumur di atas 40 tahun dan sudah mengabdi selama 9 tahun, kalau harus ikut tes CPNS reguler jelas tak mungkin karena batas usianya adalah 34 tahun. ”Bila kami memperbaharui kontrak kerja, maka pengabdian kami selama ini akan sia-sia karena mulai dari awal lagi,” tegasnya. [kim]

Rate this article!
Tags: