BKD Gali Potensi Diri Pejabat Eselon III Pemprov

akmal-BKDPemprov Jatim, Bhirawa
Dalam rangka meningkatkan kompetensi PNS di lingkungan Pemprov Jatim, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim kembali melaksanakan kegiatan pemantapan Wawasan Kepemimpinan (Waspim) Angkatan ke-26, khusus bagi pejabat eselon III.
Kepala BKD Provinsi Jatim, Dr H Akmal Boedianto MSi menuturkan, penyelenggaraan kali ini berbeda dengan waspim pada sebelumnya, yang menggunakan metode outbound. Untuk waspim kali ini lebih pada orientasi penggalian potensi diri seorang pejabat khususnya eselon III. Dari potensi tersebut akan ditingkatkan kompetensinya, dengan harapan mampu menjadi pejabat yang professional.
“Untuk membentuk pejabat yang professional, diperlukan sebuah metode yang tepat untuk mengukur kinerja dan profil perilaku. Dalam kesempatan kali ini kami menggunakan metode E3P (employees profiles and performance predictors),” kata Akmal, disela-sela Pemantapan Waspim Bagi Pejabat Eselon III di lingkungan Pemprov Jatim Angkatan ke-26, di Hotel Grand Trawas Mojokerto, Kamis (5/6).
Menurut dia, pejabat eselon III yang mengikuti kegiatan ini telah mendapatkan keistimewaan berupa kepercayaan jabatan dari unit kerja masing-masing. Disebut istimewa karena, pejabat eselon III ini memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan pemantapan waspim. Kegiatan ini menggunakan pola baru, dimana selain kegiatan pelatihan dengan outbound, kegiatan ini juga memasukkan assessment kompetensi yang diintegrasikan dengan pelatihan.
Dijelaskan, kemampuan personal yang seringkali disebut dengan istilah soft skill ini, diharapkan semua pejabat pemprov memilikinya. Seorang pemimpin diharapkan memiliki jiwa sebagai seorang pemimpin (leader), yang ditandai dengan dimilikinya kemampuan seperti kemampuan mengembangkan orang lain, kesediaan berbagi kecakapan, kepemimpinan kelompok dan kemampuan mempengaruhi.
“Dengan soft skill yang dimiliki, seorang pemimpin akan mampu mengevaluasi apakah upaya yang dilakukan bawahannya sudah sesuai dengan pencapaian yang hendak diraih. Ia juga tak segan menjadi rekan kerja sekaligus menjadi mentor bagi bawahannya,” jelas Akmal.
Pimpinan yang memiliki soft skill, lanjutnya, ia akan selalu berupaya menginspirasi bawahannya dengan contoh perilaku dan sikap yang berkontribusi positif, terhadap kinerja sekaligus tetap menunjukkan etika yang sesuai dengan norma-norma.
“Melalui kegiatan waspim ini, pejabat eselon III diajak untuk kembali mengenali diri sendiri.dalam situasi pekerjaan yang selama ini dilakukan, respon sikap seperti apa yang dilakukan?, kemudian juga akan diajak merenung apakah sikap tersebut sesuai dengan kompetensi seorang pemimpin ?,” tuturnya.
Kepala Bidang Formasi dan Pengembangan Pegawai BKD Jatim, Eka Agus Tjahjono SH MSi menambahkan, pemantapan waspim ini diikuti sebanyak 40 peserta dari berbagai SKPD di lingkungan Pemprov Jatim. Kegiatan ini menggunakan tiga pendekatan yakni, assessment kompetensi, kuliah dan kegiatan outdoor.
“Kegiatan assessment dilakukan diawal, kemudian diikuti dengan kegiatan pelatihan yang dilakukan dengan metode in door maupun outdoor secara simultan,” jelasnya.  [iib]

Keterangan Foto: Dr H Akmal Boedianto MSi

Tags: