BKD Pemkot Batu Kumpulkan Honorer

6-FOTO KAKI sup-Tenaga Honorer saat mengecek data mereka di papan pengumuman BKD sebelum mendapat pengarahan dari Kepala BKD (supriyanto~bhirawa)Pemkot Batu, Bhirawa
Untuk menghindari tenaga honorer di lingkungan Pemkot Batu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengumpulkan mereka secara bertahap agar tidak mengganggu tugas-tugasnya. Selain dipengarahan, dikumpulkannya honorer ini juga sekaligus untuk mengecek apakah mereka benar-benar bertugas bukan siluman.
“Kita kumpulkan di awal tahun untuk mengecek keberadaan mereka memang benar bertugas sebagai honorer bukan siluman. Selain validasi data-data lainnya, seperti tempat bertugas dan kelengkapan berkas mereka,” tegas Kepala BKD Achmad Suparto, kepada bhirawa di sela-sela mengumpulkan honorer di kantornya, Kamis kemarin (15/1).
Lebih lanjut dikatakan, beberapa materi pengarahan diantara terkait netralitas honorer, agar mereka tidak dukung mendukung parpol tertentu, disiplin kerja dan aturan perundang-undangan tentang kepegawaian. “Sebegai honorer Pemkot Batu, mereka juga terikat aturan PNS. Jangan sampai mereka tidak tahu aturan dan larangan-larangan tersebut,” tuturnya.
Honorer Pemkot Batu saat ini berjumlah 511 orang. Setiap awal tahun selalu divalidasi untuk mengetahui persis datanya sebelum penandatangan kontrak kerja. Sementara itu terkait dengan tuntutan dewan agar 66 Honorer K2 diperjuangkan ke BKN, Parto menyatakan bahwa proses pemberkasan mereka telah rampung. Bahkan saat ini berkas mereka telah dikirim ke BKN.
“Kita sudah mengirim berkas ke-66 honorer K2 tersebut ke BKN. Sekarang ini Staf BKD dengan dikawal oleh 3 orang Honorer K2 sedang berada di Jakarta. Hal ini untuk memastikan agar mereka terdaftar di database BKN, sambil menunggu formasi CPNS,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, dari 123 honorer K2 Pemkot Batu, dalam tes CPNS lalu yang lolos hanya 57 orang. Saat ini proses pemberkasannya telah selesai dan tinggal menunggu SK pengangkatannya sebagai CPNS. Karena ada 66 honorer K2 yang tidak lolos, maka Komisi A DPRD Kota Batu saat hearing mendesak BKD untuk memasukkan datanya ke BKN untuk pengangkatan formasi CPNS mendatang.
Ke-66 honorer K2 tersebut, 62 orang di antaranya berasal dari tenaga kependidikan dan sisanya 4 orang dari tenaga teknis kesehatan. Selain menunggu formasi CPNS yang baru, ke 66 Honorer K2 ini diharapkan juga masuk sebagai ASN. [sup]

Keterangan Foto; Kepala BKD saat mengumpulkan honorer. (supriyanto/bhirawa)

Rate this article!
Tags: