Blood Bank Baru PMI Jaga Kualitas Darah

Petugas PMI saat menunjukkan Blood Bank Refrigerator bantuan dari perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya. [riq/bhirawa]

Petugas PMI saat menunjukkan Blood Bank Refrigerator bantuan dari perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya. [riq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Semakin meningkatnya pendonor di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya membuat perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya memberikan bantuan berupa Blood Bank Refrigerator merk Helmer USA type HB 120.
Adapun kegunaan Blood Bank Refrigerator sendiri untuk menyimpan darah dan komponen darah dalam bentuk cair. Setelah memperoleh darah dari pendonor maka disimpan di alat tersebut, sebelum melalui proses steril.
“Dengan adanya bantuan berupa blood bank ini benar-benar sangat diperlukan dan dibutuhkan PMI Kota Surabaya karena produksi darah yang mengalami peningkatan dari tahun 2010 mencapai 273 ribu dan di tahun 2013 mencapai 314 ribu mengalami kenaikkan sampai dengan 15 persen,” ungkap Wakil Ketua I PMI Kota Surabaya-Ir H Tri Siswanto MM, Minggu (4/5).
Ia menambahkan, adapun kelebihan dari blood bank selain sudah sesuai dengan standar Internasional maupun WHO alat ini juga memiliki kecanggihan menyimpan sangat tinggi. Saat ada kebutuhan donor massal sangat banyak sedangkan yang membutuhkan sedikit maka darah  tersimpan dengan kondisi aman.
Selain itu juga alat tersebut bisa menampung sekitar seribu lebih kantong darah serta menjaga kualitas darah itu sendiri. Sedangkan darah di PMI Kota Surabaya ini salahsatunya yang memiliki kualitas terbaik dibandingkan di daerah-daerah yang lain. Untuk itu hampir setiap hari PMI mendistribusikan darah sekitar seribu hingga dua ribu kantong darah.
“Untuk itu kami benar-benar sangat berterimakasih atas bantuan ini mengingat kondisi ekonomi saat ini dan nilai dollar yang belum stabil sehingga membuat harga alat ini juga semakin mahal dengan harga mencapai sekitar Rp 400 jutaan,” ujarnya.
Saat ini PMI masih membutuhkan banyak alat blood bank karena semakin banyaknya pendonor dan permintaan darah. “Saat ini kami masih memiliki 10 blood bank salah satunya adalah bantuan dari perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya dan masih kurang banyak dengan melihat pertumbuhan penduduk yang juga ikut meningkat sehingga produksi maupun distribusi darah juga mengalami kenaikkan,” katanya.
Sedangkan Ketua Hwie Tiauw Ka Surabaya Benny Sayful mengungkapkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan merupakan yang ke dua kalinya diberikan kepada PMI Kota Surabaya.
“Kami berharap dengan bantuan ini bisa memperlancar produksi maupun distribusi serta kualitas darah PMI agar bisa membantu bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu kami semua juga akan berusaha menggalang dana kembali¬† untuk disumbangkan sebagai bentuk peduli sosial baik nantinya diberikan ke PMI kota-kota lain yang membutuhkan,” pungkasnya. [riq]

Tags: