BNN Kabupaten Malang Fokus P4GN Pencegahan Peredaran Narkoba

Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol (L) PM Candra Hermawan. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang merupakan lembaga yang khusus menanangani Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sehingga BNN tersebut berfokus pada kegiatan pencegahan sebagai upaya menjadikan para tenaga kerja memiliki pola pikir, sikap, dan terampil menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol (L) PM Candra Hermawan, Senin (28/12), saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor BNN kabupaten setempat, Jalan Raya Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang

Menyampaikan, bahwa program P4GN cukup efektif dalam upaya pencegahan peredaran narkoba. Dan sepanjang tahun ini, BNN Kabupaten Malang terus menerus melakukan sosialisasi P4GN ke desa-des.

“BNN lebih baik mencegah daripada mengobati, sehingga sosialisasi kita gencarkan hingga ke plosok desa yang tersebar di 33 kecamatan. Hal tersebut agar penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Malang bisa di minimalisir,” kata dia.  

Untuk itu, madih dikatakan Candra, pihaknya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk memahami program P4GN. Karena program tersebut begitu penting untuk memberantas peredaran narkoba. Sehingga untuk menekan penyalagunaan narkoba di Kabupaten Malang, selain BNN gencar melakukan sosialisasi, tentunya harus ada peran aktif masyarakat ikut memberantas narkoba. Seperti harus berani melaporkan jika dilikungannya terdapat pengguna narkoba atau pengedar narkoba.

“Karena tanpa peran aktif masyarakat dalam membantu memberantas narkoba, maka sangat sulit untuk memberantas hingga ke akar-akarnya. Sebab, BNN tidak bisa bekerja sendiri dalam upaya memberantas peredaran narkoba, sehingga seluruh masyarakat harus terlibat dalam upaya pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan terhadap narkotika di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) seperti saat ini, ternyata peredaran barang haram tersebut di masyarakat mengalami kenaikan dengan berbagai modus baru dalam pendistribusiannnya. Sehingga dengan meningkatnya peredaran narkoba ditengah masyarakat, maka BNN selaku garda terdepan dalam upaya P4GN di Indonesiasudah melakukan upaya penguatan dengan mengajak masyarakat untuk membantu dan mendukung BNN untuk ikut memutus rantai peredaran gelap narkoba.

Seperti yang pernah disampaikan, Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNN Republik Indonesia (RI) Andjar Dewanto, di media online, bahwa untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba, maka perlu kerjasama yang sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintahan di pusat dan daerah, TNI/Polri, swasta, para tokoh masyarakat maupun lingkungan keluarga. “Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba. Artinya, kita sudah mengetahui eskalasi berapa besarnya ancaman ini terhadap kehidupan bangsa di masa datang,’’ ungkap dia, yang mana telah disampaikan Presiden RI Joko Widodo.[cyn]

Tags: