Bojonegoro Bangun Waduk Pejok Bantu Petani Saat Musim Kemarau

Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) bakal membangun waduk Pejok untuk membantu para petani saat musim kemarau karena mereka mengandalkan air hujan untuk menanam padi.

Nantinya waduk tersebut memiliki kapasitas atau mampu menampung air dengan volume maksimal sebanyak 6,5 juta meter kubik, dengan volume efektif sebesar 3,7 juta meter kubik, dan diproyeksikan mampu mengairi sawah seluas kurang lebih 3.600 hektare hingga maksimal 5.000 hektare

” Direncanakan waduk ini akan dibangun pada akhir tahun 2021 mendatang. Luas Waduk pejok ini sekita 147 hektare,” kataKepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Tedjo Sukmono, kemarin (19/7).

Menurutnya, untuk anggarannya, saat ini masih dalam tahap penghitungan karena masih perlu review desain untuk memastikan anggaran fisiknya.

Tedjo Sukmono menuturkan, bahwa Waduk Pejok tersebut dirasa sangat perlu untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga di Bojonegoro wilayah timur, mengingat warga di wilayah Kecamatan Kepohbaru dan sekitarnya mayoritas adalah petani.

” Jadi sangat perlu sekali adanya pembangunan waduk, sehingga saat kemarau sawah warga tidak kekeringan dengan adanya waduk tersebut. Selain itu, di kala musim hujan dapat menampung air hujan sehingga tidak banjir,” tuturnya.

Dirinya mengatakan, bahwa dengan adanya waduk tersebut diharapkan bisa untuk memenuhi atau menyediakan air baku pertanian bagi warga di Wilayah Kecamatan Kepohbaru dan sebagian Baureno.

” Tentunya keberadaan waduk ini nantinya diharapkan juga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga,” pungkasnya. [bas]

Tags: