Bojonegoro Tetapkan Anggaran Bantuan Parpol Rp 1,5 Miliar

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Bojonegoro, Bhirawa
Anggaran bantuan partai politik di Kabupaten Bojonegoro  di dalam APBD 2015 ditetapkan sebesar Rp 1,5 miliar per tahun, naik dibandingkan bantuan parpol pemilu legislatif 2009 yang hanya Rp 750 juta per tahun.
Kepala Badan Kesbangpolinmas Pemkab Bojonegoro Hanafi mengatakan kenaikan anggaran bantuan parpol 2015 tersebut dalam pelaksanaannya masih menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri. “Meskipun sudah ditetapkan di dalam APBD 2015, tapi pelaksanaannya harus menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Dalam Negeri,” jelas dia, Minggu (21/12).
Menurut dia, kalau saja Kementerian Dalam Negeri tidak menyetujui kenaikan anggaran bantuan parpol 2015, maka akan kembali memanfaatkan aturan lama yaitu besarnya bantuan parpol tetap Rp 750 juta. “Besarnya bantuan parpol tahun lalu yang juga berlaku sebelumnya besarnya Rp 1.134 per suara,” jelas dia.
Tapi, katanya, kalau Kementerian Dalam Negeri menyetujui besarnya kenaikan anggaran bantuan parpol, maka nilai bantuan naik menjadi Rp 1.622 per suara.
Lebih lanjut ia menjelaskan bantuan parpol yang ditetapkan di dalam APBD 2015 sebesar Rp 1,5 miliar tersebut dibagi berdasarkan perolehan suara parpol yang memperoleh kursi di DPRD. Yang jelas, menurut dia, parpol bisa mengajukan pencairan dana parpol setelah ada persetujuan Kementerian Dalam Negeri sebagai dasar hukumnya.
“Saya kira Januari 2015 parpol sudah bisa mengajukan pencairan bantuan parpol sepanjang dilengkapi dengan persyaratan surat pertanggungjawaban pemanfaatan bantuan tahun lalu dan  SK  resmi dari induk parpol,” paparnya.
Sesuai data, ia menyebutkan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu legislatif 2014 akan menerima bantuan parpol terbesar dengan jumlah Rp 160,654 juta (99.047 suara), dan PAN  Rp 150,215 juta (92.611 suara). Partai Demokrat Rp 147,9 juta (91.186 suara), PDIP Rp 132,356 juta (81.601 suara), PKB Rp 132,643 juta (81.778 suara), Partai Gerindra Rp 123,468 juta (71.621 suara), dan PPP Rp 107,180 juta (66.079 suara).
Lainnya, PKS Rp 83,002 juta (51.173 suara), Partai Nasdem Rp 66,046 juta (40.719 suara), Partai Hanura Rp 53,991 juta (33.287 suara), PKPI Rp 42,496 juta (26.200 suara). “Dengan jumlah perolehan parpol yang memperoleh kursi di DPRD sebanyak 739.802 suara, maka jumlah bantuan parpol mencapai Rp 1,199 miliar per tahun,” jelasnya. [bas]

Tags: