BPBD Jatim Gelar Gladi Posko

Wakil Gubernur Jawa Timur membuka acara gladi posko bencana di bakorwil Bojonegoro (1)Bojonegoro, Bhirawa
Wilayah provinsi Jawa Timur paling rawan dengan bencana alam yang berupa banjir, longsor, dan letusan gunung berapi. Oleh karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Kamis (13/11) ini mengadakan pelatihan penanggulangan bencana alam di Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan yang dilangsungkan di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro. Dimana dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Kepala BPBD Jawa Timur Sudarmawan dan stake holder baik TNI-Polri maupun pemerintah Kabupaten mulai dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Jombang, Madiun,Kediri dan Mojokerto.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk menghadapi bencana alam di wilayah jawa timur mendatang. Bencana alam yang di khuwatirkan saat ini seperti longsor, irupsi dan banjir. “Selain mengantisipasi bencana, pemerintah provinsi jawa timur telah menyiapkan dana sebesar 100 milyar lebih untuk kebencanaan yang berasal dari cadangan,” jelasnya.
Menurutnya, jika anggaran Rp100 milyar lebih untuk penanggulangan bencana di jawa timur tersebut, dan itu belum termasuk anggaran yang disiapkan oleh masing-masing kabupaten di Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan, menambahkan jika sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur telah mempersiapkan dini untuk menghadapi bencana alam yang akan terjadi dalam waktu dekat terutama di wilayah langganan banjir seperti Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan maupun Gresik akibat Bengawan Solo. [bas]

Keterangan foto : Wakil Gubernur Jawa Timur membuka acara gladi posko bencana di bakorwil Bojonegoro.

Rate this article!
Tags: