BPBD Kabupaten Malang Lakukan Pemetaan Wilayah Potensi Bencana Alam

Bencana banjir yang menerjang Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada tahun lalu.

Kab Malang, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dalam menghadapi musim penghujan, kini teklah melakukan pemetaan wilayah yang rawan terjadinya bencana alam tanah longsor dan banjir.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Rabu (29/11), saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, dalam mengahadapi musim penghujan, BPBD sudah melakukan pemetaan wilayah yang potensi terjadi bencana alam.

Seperti bencana angin kencang atau puting beliung, rawan gerakan tanah atau tanah longsor dan rawan banjir maupun banjir bandang. Sehingga dari pemetaan yang kita lakukan, seperti rawan bencana angin puting beliung terdapat di 11 kecamatan, yang diantaranya di wilayah Kecamatan Singosari, Karangploso, Dau, Pakis, Jabung, dan Poncokusumo.

Selanjutnya, terang dia, di Kabupaten Malang juga rawan terjadinya bencana tanah longsor, yang terdapat di 16 kecamatan, diantaranya di wilayah Malang Barat yakni wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon. Dan untuk wilayah Malang Selatan, diantaranya di wilayah Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo dan Sumbermanjing Wetan.

Sementara rawan terjadinya banjir, terdapat di 16 wilayah kecamatan, diantaranya di wilayah Malang Utara yakni Kecamatan Lawang, Singosari, Dau, Pakis, dan Poncokusumo. “Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang agar waspada ketika terjadi hujan dengan itensitas tinggi,” ujarnya.

Sadono juga menyampaikan, jika pada awal musim penghujan ini, BPBD Kabupaten Malang mencatat, bahwa masih belum ada bencana banjir. Namun, dirinya mencatat ada dua kejadian tanah longsor di bantaran sungai, seperti di wilayah Kecamatan Dau dan Karangploso, namun tidak terdampak langsung ke masyarakat. Meski tanah longsor di bantaran sungai dan tidak berdampak, namun masyarakat juga harus tetap waspada saat wilayahnya diguyur hujan dengan itensitas tinggi.

Di berita sebelumnya, Kepala BPBD Kabupaten Malag M Nur Fuad Fauzi menyampaikan, bahwa dirinya mengimbau kepada masyarakat yang berada di lokasi-lokasi yang rawan banjir dan tanah longsor untuk selalu waspada, agar terhindar dari bencana. Sehingga saat ini BPBD Kabupaten Malang sedang melakukan asesmen di daerah-daerah yang berpotensi terjadi tanah longsor dan banjir bandang. Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan lembaga penanggulangan bencana lainnya.

“Kami pun juga menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah Malang Selatan, seperti di wilayah Kecamatan Donomulyo, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, dan Ampelgading. Karena keempat wilayah kecamatan tersebut sering terjadi bencana banjir dan tanah longsor,” tuturnya. [cyn.iib]

Tags: