BPBD Menyebut Sumenep Berpotensi Terjadi Gempa Bumi

Sumenep, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyebutkan, Kabupaten ujung timur Pulau Garam Madura ini memiliki potensi bencana alam berupa gempa bumi.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi mengatakan, berdasarkan hasil kajian Institute Sepuluh November (ITS) Surabaya, Sumenep sangat potensial mengalami bencana alam berupa gempa bumi. Namun, waktunya tidak bisa diprediksi.

“Berdasarkan kajian ITS, Madura memiliki potensi gempa bumi mulai Bangkalan pesisir utara, kemudian Sampang, Pamekasan, dan Sumenep,” kata Rahman Riadi, Kamis (18/3).

Kendati demikian, lanjutnya, belum bisa dipastikan gempa bumi tersebut berpotensi terjadi ssunami atau tidak karena tergantung pada titik episentrum gempa terjadi. “Tergantung titik episentrumnya. Bukan berarti semua gempa pasti dibarengi dengan tsunami,” jelasnya.

Untuk di Sumenep sendiri, lanhut Rahman gempa pernah terjadi di tahun 2019 di wilayah Pulau Sapudi dan Raas. Pada tahun 2018 diwilayah Kecamaan Batu Putih juga diterjang gempa bumi, meski tidak menyeluruh.

Hingga kini Rahman juga menyatakan, tidak ada alat canggih untuk mendeteksi gempa akan terjadi termasuk titiknya, kecuali pasca gempa untuk mengukur besaran dan kekuatan gempa.

Upaya yang bisa dilakukan yaitu meminimalisir dampak gempa terhadap korban jiwa dan harta benda dengan membentuk Desa Tangguh Bencana dan penguatan kapasitas masyarakat mengenai penanggulangan bencana.

“Masyarakat tidak perlu takut dengan potensi gempa tersebut, namun diharapkan tetap waspada terhadap terjadinya bencana alam termasuk gempa bumi,” tegasnya. [sul]

Tags: