BPBD Pastikan Banjir di Mojokerto dan Gresik Surut

Kepala BPBD Jatim, Suban Wahyudiono (topi hitam kacamata) didampingi Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto meninjau lokasi banjir di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3,4). [abednego]

Banjir Akibat Luapan Sungai Lamong
BPBD Jatim, Bhirawa
Luapan Sungai Lamong yang terjadi pada Rabu (3/4) sekitar pukul 06.00, mengakibatkan beberapa Kecamatan di wilayah Mojokerto terendam banjir. Bahkan belasan rumah di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto sempat tergenang air dengan ketinggian air sekitar 10-20 centimeter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Suban Wahyudiono langsung meninjau wilayah yang terendam banjir. Peninjauan lokasi ini dilakukan bersama BPBD Kabupaten Mojokerto, BBWS Bengawan Solo, dan MUSPIKA Dawarblandong. Dengan dibantu TNI, Polri, Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto, PMI dan Relawan komunikasi RAPI.
Suban menjelaskan, ada dua Desa di Kabupaten Mojokerto yang terendam banjir. Keduanya yaitu Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong dan Dusun Klanting, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong. “Dua Desa di Kabupaten Mojokerto ini hanya dampak dari luapan Sungai Lamong. Saat ini sudah surut,” kata Suban Wahyudiono, Rabu (3/4).
Meski sudah surut, Suban mengaku, sebelumnya memang terdapat 12 rumah di Dusun Balong yang terendam banjir. Tapi, hingga pukul 12.30 pihaknya mengaku sudah tidak ada rumah yang terendam banjir. “Setelah saya cek di lokasi (Mojokerto), tidak ada dampak dan pengungsi dari banjir ini. Semua sudah surut,” jelasnya.
Setelah meninjau lokasi banjir di Mojokerto, Suban selanjutnya meninjau lokasi banjir di Kabupaten Gresik. Terdapat dua Kecamatan yang beberapa Desa nya terendam banjir. Yaitu di Dusun Wontasari, Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik dengan genangan air sekitar 10-30 centimeter dan berangsur-angsur surut.
Selanjutnya di Desa Banjaragung ketinggian air yang meluber ke jalan Desa mencapai 20-50 centimeter, dan berangsur surut. Kemudian di Dusun Tamping, Desa Pucung jalan poros Desa tergenang 20-50 centimeter, dan berangsur surut. Kemudian, sambung Suban, di Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng ketinggian air yang meluber ke jalan Desa sekitar 10-40 centimeter.
Suban memastikan saat ini banjir yang mengenanggi dua Kabupaten di Jatim ini sudah surut. Sama seperti di Mojokerto, Suban mengaku di Kabupaten Gresik tidak ada dampak yang signifikan akibat banjir.
“Sampai dengan sore ini (kemarin), luapan sungai Lamong sudah berangsur-angsur surut, dan langsung ke laut. Sungai Lamong ini kan menyambung dari wilayah Mojokerto dan Gresik. Tapi semuanya sudah aman terkendali,” tegasnya. [bed]

Tags: