BPJS Bojonegoro Salurkan Santunan Kecelakaan Kerja

6-foto B bas-Penyerahan santunan itu dilakukan secara simbolis olehBojonegoro, Bhirawa
BPJS Ketenagakerjaan membayarkan santunan jaminan kecelakaan kerja kepada salah satu pekerja dari PT. Cahaya Indah Madya Pratama yang mengalami kecelakaan kerja meninggal dunia pada saat mengerjakan proyek pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Lamongan.
Berdasarkan informasi di lapangan, kronologi kejadian kecelakaan adalah pada saat korban melakukan pekerjaan melamer tembok gedung mengalami kecelakaan terjatuh dari lantai 2 sampai tidak sadar diri dan dilarikan ke RS namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong.
Penyerahan santunan itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Nakertrans Lamongan Drs. Moh. Kamil, MM. dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Widio Brahmulyo kepada ahli waris yang disaksikan oleh perwakilan perusahaan di kantor Dinas Sosial Nakertrans Lamongan.
“Klaim kecelakaan kerja yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk ahli waris Alm. Watam, pekerja pembangunan gedung BLK Lamongan sebagai haknya itu sebesar Rp 65,36 juta. Besaran tunjangan kecelakaan kerja itu rincian dari 48 kali gaji/upah pekerja dan tunjungan lainnya,” kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro, Widio Brahmulyo, Rabu (28/1).
Widio menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang Bojonegoro yang membawahi Kabupaten Lamongan dan Tuban selama periode tahun 2014 telah melakukan pembayaran santunan atau klaim yang mencapai 33,35 Miliar dari total 4.591 kasus, dengan rincian Jaminan Kecelakaan Kerja sebesar 2,45 Miliar sebanyak 275 kasus, Jaminan Kematian sebesar 2,56 Miliar sebanyak 122 kasus dan Jaminan Hari Tua 28,33 Miliar sebanyak 4.194 kasus.
Sementara itu, Kepala  Dinsosnakertrans Kabupaten Lamongan Moh. Kamil, mengharapkan seluruh Kontraktor proyek pemerintahan maupun swasta wajib mendaftarkan proyeknya ke BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana diatur dalam undang undang,  supaya jika terjadi resiko kecelakaan kerja maka semuanya menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan.
“Begitu juga bagi perusahaan yang mempekerjakan karyawan berapapun itu, juga segera mendaftarkan seluruh karyawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan karena ini adalah hak setiap pekerja dan kewajiban pengusaha demi kebaikan dan kesejahteraan pekerja,” imbuhnya. [bas]

Keterangan foto : Penyerahan santunan itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Nakertrans Lamongan Drs. Moh. Kamil, MM. dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Widio Brahmulyo kepada ahli waris yang disaksikan oleh perwakilan perusahaan di kantor Dinas Sosial Nakertrans Lamongan.

Tags: