BPJS Kesehatan Tetapkan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks

Pembukaan bulan deteksi dini kanker leher rahim di Puskesmas Kanigaran, Kota Probolinggo.

Kota Probolinggo, Bhirawa.
BPJS Cabang Pasuruan menggelar Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Acara ini digelar sampai 31 Juli dan merupakan program pusat yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan BPJS Kesehatan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang berfokus pada upaya promotif dan preventif, terutama terhadap peserta JKN-KIS. Selain itu, acara ini juga digelar untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 49 BPJS Kesehatan. Hal inidikatakan Debbie Nianta Musigiasari, S.Si., Apt., AAAK., kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Minggu (16/7).
Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional, pada 2016, jumlah penderita kanker serviks di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp 56,5 miliar. Sementara di tingkat rawat inap tingkat lanjutan (RITL) ada 6.938 kasus dengan total biaya Rp 87,1 miliar.
Selama Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks ini, kegiatan deteksi dini dilakukan melalui IVA/Papsmear. Cara ini merupakan salah satu upaya unggulan untuk menekan prevalensikan kerserviks bagi peserta JKN-KIS, katanya. [wap]

Tags: