BPS Pusat RI Sensus Penduduk Online Diperpanjang 29 Mei 2020

Pemprov Jatim, Bhirawa
Adanya Covid-19 yang merebak ditengah-tengah masyarakat, BPS Pusat RI memutuskan memperpanjang sensus penduduk online. Diharapkan masyarakat lainnya bisa turut berpartisipasi mengisi sensus penduduk secara online.
Kepala BPS Jatim—Dadang Hardiwan menyampaikan, memang sebelumnya sesuai rencana sensus penduduk online berakhir tgl 31 Maret 2020. Akan tetapi setelah melihat perkembangan pandemi covid 19, maka Kepala BPS Pusat RI Suhariyanto memutuskan untuk diperpanjang,” katanya ketika dikonfirmasi.
Secara nasional, lanjutnya, masyarakat yang berpartisipasi dalam sensus penduduk online sebesar 31.4 juta jiwa. Untuk di Jawa Timur sendiri, yang sudah berpartisipasi baru sekitar 4 juta jiwa di Jatim.
“Mudah-mudahan dengan adanya penerapan stay at home, masyarakat yang belum bisa ikut. Mereka diharapkan bisa turut berpartisipasi mengisi sensus penduduk online ini,” katanya.
Dikatakannya, tujuan sensus penduduk online untuk memberikan fasilitas kepada orang – orang yang nantinya mempunyai kemungkinan sulit ditemui oleh petugas sensus, seperti orang kaya, mobilitas tinggi atau yg tinggal di daerah eksklusif. “Istilahnya segmented,” tambahnya.
Selain itu, sensus penduduk online juga untuk memberikan kesadaran arti pentingnya data, dimulai dari data diri dan keluarga, kemudian masyarakat juga diajak berpartisipasi secara aktif, dimana mereka sebelumnya pasif (dikunjungi).
Untuk proses sensus penduduk online, Dadang mengatakan, ada tahapan proses bisnis berikutnya seperti penyusunan Daftar Penduduk (DP), pemeriksaan DP, groundcheck dan sensus penduduk dengan wawancara.
“Dimana untuk mempersiapkan tersebut juga ada rekrutmen petugas dan pelatihan. Namun adanya Covid-19 ini, maka kegiatan tersebut belum memungkinkan untuk dilakukan karena sudah ada himbauan sosial maupun social distancing serta menjaga protokol kesehatan,” jelasnya.
Terkait anggaran, Dadang menyampaikan, sensus penduduk online tidak memanfaatkan anggaran, karena partisipasi masyarakat. Selain itu, BPS Jatim juga lebih memanfaatkan media sosial dan berbagai kesempatan dalam kordinasi dengan stakeholder. [rac]

Tags: