Brantas Tuntas Jilid 2 BPBD Jatim, Kali Sinir Siap Dipasang Jaring Sampah

Kondisi Kali Buntung, Waru, Sidoarjo usai pembersian dari Tim BPBD Provinsi Jatim beserta instansi terkait pada Jumat (7,2) lalu.

BPBD Jatim, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim kembali melakukan giat bersih kali ‘Brantas Tuntas Jilid 2’ di Kali Sinir dan Kali Buntung kawasan Waru, Sidoarjo dari Kamis (6/2) hingga Jumat (7/2). Pembersihan dilakukan bersama BPBD Kabupaten Sidoarjo, Dinas PU Kabupaten Sidoarjo, TNI dan Polri.
“Pembersihan Kali Sinir dari sampah, tuntas 100 persen di hari pertama (Kamis). Sedangkan Kali Buntung baru kelar pada Jumat, bersih 100 persen dari sampah,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Jatim, Suban Wahyudiono kepada Bhirawa, Minggu (9/2).
Prembersihan Kali Sinir dan Kali Buntung ini diakui Suban sebagai langka jangka pendek. Sedangnkan jangka menengahnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap memasang jaring-jaring sampah antar Desa yang dilewati aliran dari Kali Buntung.
Terkait rencana jangka menengah dan jangka panjang, Suban mengaku telah diperintah Gubernur Jatim untuk berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo dalam menangani sampah di Kali Sinir dan Buntung. Bahkan, pihaknya mengaku Gubernur Jatim mendukung penuh upaya dari Pemkab Sidoarjo dalam program jangka menengah dan jangka panjang bersih-bersih dua Kali ini. “Setelah rapat koordinasi, hasilnya Pemkab Sidoarjo menyanggupi pemasangan jaring baja (jaring sampah) di sepanjang titik Kali Buntung. Seperti di Waru, Taman sampai kawasan Trosobo,” ungkapnya,
Sedangkan untuk jangka panjangnya, sambung Suban, akan ada rencana relokasi masyarakat di sekitaran bantaran sungai. Sehingga ada akses untuk alat berat masuk dan melaksanakan pembersihan rutin. Bahkan terkait jangka panjang ini, Bupati Sidoarjo beserta Gubernur Jatim sudah sepakat dengan langkah itu.
Tak hanya relokasi, lanjut Suban, nantinya akan ada penyediaan lahan guna menampung lumpur serta sampah buangan dari Kali Buntung. Termasuk dengan kegiatan pengangkutan sampah secara berkala di wilayah setempat.
“Hasil rapat sudah ada, sehingga stren Kali Buntung bisa dilalui alat berat. Artinya akan ada pembebasan masyarakat yang tinggal di stren kali. Dan akan dibuatkan rusun sebagai tempat tinggal masyarakat ini,” ucapnya.
Untuk tanah atau lahan, masih kata Suban, nantinya akan disiapkan oleh Bupati Sidoarjo. Sedangkan Gubernur Jatim lah yang akan membangunnya. “Gubernur akan minta ke pusat untuk membuatkan rusun-rusun bagi warga yang sebelumnya tinggal di stren Kali,” pungkasnya.[bed]

Tags: