Bromo “Tercantik” Sedunia

Kawasan Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru (TN BTS), dikukuhkan sebagai wahana alam paling cantik di dunia. Bahkan saat erupsi sampai mengeluarkan lahar, tetap diburu wisatawan (lokal dan manca). Terutama untuk menikmati sunrise (matahari terbit, dan sunset) yang sangat indah. Untuk menjaga kecantikan TN BTS, seluruh wisatawan diharapkan menjaga etika, dan turut menjaga kelestarian alam. Tidak boleh terulang tragedi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di area yang dilindungi.

Ironis, selama sepekan awal September (2023) terjadi Karhutla di Kawasan Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru (BTS). Disebabkan ke-lalaian wisatawan mengambil foto pre-wedding, dengan menyalakan flare (api suar). Status waspada diberlakukan, terutama pada lereng gunung Semeru. Juga di padang savana kaldera Tengger. Beberapa jalur masuk ditutup sebagai pencegahan penyelamatan, antara lain jalur timur (pintu masuk via Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro).

Penutupan jalur sekaligus memberi ruang leluasa kepada tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan regu pemadam kebakaran. Sedangkan pintu jalur barat, dan selatan (Probolinggo, Pasuruan, dan Malang) tetap dibuka, dengan ekstra waspada. Karhutla pada Taman Nasional BTS, secara spartan diupayakan segera bisa padam. Karena menjadi bagian utama proyek strategis nasional ke-wisata-an.

Terdapat dua Peraturan Presiden (Perpres) untuk memajukan perekonomian Masyarakat di Kawasan BTS. Pertama, Perpres Nomor 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan. Judulnya sangat Panjang. Namun karena kendala CoViD-19, Perpres bagai tanpa progres.

Sebulan berlalu setelah Karhutla, sebuah penyedia layanan informasi ke-wisata-an global, Bounce, memberi title TN BTS sebagai The World’s Most Beautiful National Parks 2023. Berbasis di San Fransisco (Amerika Serikat), Bounce memberi peringkat ke-populer-an destinasi wisata alam seluruh dunia. Hasilnya, Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru (BTS), berada pada peringkat ketiga. Memiliki nilai 7,89 (dari total nilai 10). Di peringkat atas terdapat Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan (peringkat teratas).

Kruger National (Reserve) Park adalah belantara seluas 2 juta hektar. Terbentang dengan berbagai jenis sabana hingga hutan lebat. Tercatat sebagai taman nasional terbesar. Serta secara fungsional menjadi cagar alam terbesar di dunia. Bandingannya 40 ribu kali luas Taman Safari Indonesia (di Bogor). Menjadi rumah (kehidupan liar) bagi gajah, badak, singa, macan tutul, dan banteng. Juga terdapat rusa, dan zebra. Seluruh satwa, dan savana, masing-masing menjadi lingkar ekologi kehidupan.

Serta Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brazil yang menempati peringkat kedua. Luasnya mencapai 155 ribu, sekitar 3 kali luas TN-BTS. Memiliki topografi lengkap, garis pantai, dan interior yang terdiri dari gundukan bukit-bukit pasir. Selama musim hujan, lembah-lembah di antara bukit-bukit pasir terisi air membentuk laguna air tawar. Tidak pernah kering. Taman ini adalah rumah bagi berbagai spesies, termasuk empat spesies dalam kategori terancam punah, dan telah menjadi tujuan populer bagi para turis ekowisata.

TN-BTS, memiliki performa berbeda. Area Bromo – Tengger – Semeru, adalah Kawasan gunung berapi aktif. Di Bromo, erdapat bentangan lautan pasir Tengger, yang menghadap kaldera. Sangat indah, karena terdapat empat kerucut gunung berapi baru. Ekologi Bromo – Tengger, mencapai 5.250 hektar. Keindahannya bersambung dengan area Semeru, gunung berapi tertinggi di pulau Jawa. Di punggung gunung Semeru terdapat empat danau indah.

Area Bromo – Tengger – Semeru, telah menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Jawa Timur. Diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi kreatif sektor pariwisata.

——— 000 ———

Rate this article!
Tags: