Bumi Perkemahan Sidoarjo Siap untuk Perkemahan Hijau Jawa Timur

Kwarcab Pramuka Sidoarjo menggelar kemah di Bumi Perkemahan Desa Tajek Wager, Kec Krembung, beberapa waktu lalu. [alikus]

Sidoarjo, Bhirawa
Dengan latar belakang panorama yang indah, Gunung Penanggungan, Pandaan, Bumi Perkemahan (Buper) milik Kwarcab Pramuka Sidoarjo, siap dimanfaatkan untuk kegiatan Perkemahan Hijau Kwarda Pramuda Jawa Timur, pada Bulan Juli 2020 mendatang.
Menurut Sekretaris Kwarcab Pramuka Sidoarjo, Kusdianto, meskipun diakui secara fisik, sarana perkemahan yang berada di Desa Tajek Wagir Kecamatan Krembung itu, belum 100% selesai proses pembangunnya. Karena memang masih sekitar 50% selesai. Untuk tuntas 100% membangun sarana yang ada disana, diperkirakan butuh waktu tiga tahun lagi. Namun, meski belum 100% tuntas, sejumlah kegiatan kepramukaan dan kegiatan non kepramukaan sukses digelar di lokasi yang luasannya mencapai 4.5 ha itu.
“Kami siap dijadikan tuan rumah kegiatan Kwarda Pramuka Jatim ini, paling tidak bisa kita manfaatkan untuk promosi Bumi Perkemahan kita ini,” ujar Kusdianto, yang juga pejabat di Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Sidoarjo itu belum lama ini.
Kusdianto menjelaskan, sejumlah sarana yang sudah tersedia, diantaranya aula, yang bisa dipakai untuk tempat berkumpul memberikan materi kepramukaan. Ada sarana Tapak Kemah, ada lapangan, ada sarana MCK dan tempat ibadah. Juga didukung air bersih, yang bisa diambil lewat kran, dan yang baru selesai sarana pagar keliling Bumi Perkemahan dan pintu gapura Bumi Perkemahan. Sementara sarana yang belum selesai, diantaranya seperti tempat parkir, dan gedung sekretariatan Bumi Perkemahan.
Kegiatan perkemahan yang bertajuk Perkemahan Penghijauan ini, kata Kusdianto, hanya diikuti oleh Kwarcab Pramuka Sidoarjo dan Kwarcab Pramuka Kota Surabaya. Diperkirakan waktunya selama tiga hari. Kegiatan yang akan dilakukan selain ada kegiatan perkemahan, juga ada kegiatan penghijauan pohon di lokasi Bumi Perkemahan. ”Kebetulan memang tumbuhan disana masih belum banyak,” katanya.
Selain itu, juga akan dilakukan kegiatan pemugaran rumah tidak layak huni milik warga desa di lokasi Bumi Perkemahan itu, oleh panitia dari Kwarda Pramuka Jawa Timur. Menurut Kusdianto, Bumi Perkemahan yang pembangunanya mulai tahun 2016 itu, semoga sarana dan prasarananya bisa cepat selesai.
Selain dimanfaatkan Kwarcab Pramuka Sidoarjo, Bumi Perkemahan itu, juga bisa dimanfaatkan oleh kegiatan Kwarcab Pramuka di Provinsi Jawa Timur ini. Karena tidak semua Kwarcab Pramuka di Jawa Timur semuanya memiliki Bumi Perkemahan.
“Untuk kegiatan Perkemahan hijau pada Bulan Juli nanti, kami masih belum tahu, yang akan membuka nanti siapa? Apakah Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, ataukah pejabat lainnya, masih belum ada kepastian,” katanya. [kus]

Tags: