Bupati dan Wabup Nganjuk Divaksin Sinovac

Bupati H. Novi Rahman Hidhayat, orang pertama Nganjuk yang menerima Vaksin Sinovac

Nganjuk, Bhirawa
Bertempat di ruang rapat utama lantai dua RSUD Nganjuk, Rabu, (27/1) tepat pukul 19.00 WIB , Bupati H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, M.M adalah orang pertama di Kabupaten Nganjuk yang menerima Vaksin Sinovac.
Kemudian ditempat yang sama, Wakil Bupati Dr. Drs. Marhaen Djumadi, S.E, S.H, M.H, M.BA, juga disuntik vaksin asal negeri Tiongkok tersebut
Vaksinator pada malam hari itu adalah dr. Cynthia Feriani, seorang dokter senior RSUD Nganjuk. Selain kepada Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, pemberian 30 vaksin sinovac juga dilakukan kepada Forkopimda Kab. Nganjuk, 6 pejabat di Dinas Kesehatan dan 14 dokter dan Nakes di lingkup RSUD Nganjuk.
“Alhamdulilah, malam ini saya bersama Forkopimda beserta tokoh masyarakat telah divaksin. Waktu divaksin tadi, sama sekali tidak terasa sakit. Sebelumnya kami diobservasi medis selama 30 menit lengkap dengan kartu vaksinasi. Dari hasil observasi tadi kemudian dilanjutkan tahap vaksinasi,” terang Bupati Novi Rahman.
Lebih jauh, Bupati Novi Rahman mengatakan, dirinya bersama Forkopimda dan tokoh publik telah divaksin covid-19 untuk menunjukkan kepada masyarakat kalau vaksin tersebut aman. Dengan demikian masyarakat tidak perlu meragugan akan vaksin covid-19 tersebut.
“Vaksin Covid-19 ini sebagai ikhtiar kita semua dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, khususnya di Kabupaten Nganjuk. Dengan demikian harus didukung penuh oleh semua lapisan masyarakat demi kesehatan dan keselamatan,” lanjut Bupati Novi.
Di samping itu, dikatakan Bupati Novi Rahman, selain itu pihaknya juga memastikan kalau Vaksin covid-19 halal. Untuk itu masyarakat tidak perlu meragukan dan menyangsikan kehalalan dari vaksin covid-19.
Untuk Kabupaten Nganjuk sendiri, ungkap Novi Rahman Hidhayat, dalam tahap pertama bakal mendapatkan 6.368 vaksin covid-19. Yang mana berdasar data yang ada vaksin tersebut bakal diberikan kepada 3.184 tenaga Kesehatan di Kabupaten Nganjuk.
Vaksinasi itu sendiri diberikan dua kali kepada setiap tenaga kesehatan yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin covid-19.
“Yang jelas, kami berharap program vaksin covid-19 di Kabupaten Nganjuk bisa menurunkan dan mencegah penyebaran covid-19 yang mengancam kesehatan dan keselamatan warga tersebut,” tandas Novi Rahman Hidhayat.
Hadir pula pada acara ini, Kapolres Nganjuk AKBP. Harviadhi Agung Pratama , S.I.K, M.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Firmansyah Subhan, S.H, M.H , Dandim 0810 Nganjuk Letkol (Inf.) Gregorius Luky Ariesta, SIP, M.Si , Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk, Chitta Cahyaningtyas, SH, MH, Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Raditya Harya Yuangga, Sekda Kab. Drs. Moh. Yasin , M.Si, Ketua MUI Kab. Nganjuk KH. Ali Musthofa Said, Kepala Kantor Kemenag Kab. Nganjuk Dr. H. Taufiqurrahman, M.Ag. [ris.adv]

Berikut ini adalah Pentahapan kelompok priorotas penerima vaksin :
1. Tahap I (Januari – April 2021)
Sasaran sumber daya kesehatan : Tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas kesehatan
2. Tahap II (Januari – April 2021)
Perugas pelayanan publik : TNI/Ppolri, aparat hukum, petugas di stasiun, terminal, perbankan, PLN dan PDAM.
3. Tahap III (April 2021 – Maret 2022)
Masyarakat rentan, dari aspek geospasial sosial dan ekonomi.
4. Tahap IV
Masyarakat pelaku perekonomian dengan pendekatan klaster.

Tags: