Bupati, Dandim, dan Kapolres Jombang Tinjau Pasukan BKO Gabungan PPKM Mikro

Bupati Jombang, Dandim 0814 Jombang, dan Kapolres Jombang saat meninjau pasukan BKO gabungan dari Yonif 3 Brigif 2 Marinir Sidoarjo dan Brigif 16/Wira Yudha Kediri di Gedung Tennis Indoor Jombang, Selasa (02/03). [arif yulianto/bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab bersama Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono, dan Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho meninjau pasukan gabungan dari Batalyon Infanteri (Yonif) 3 Brigif 2 Marinir Sidoarjo dan Brigif 16/Wira Yudha Kediri di Gedung Tennis Indoor Jombang, Selasa (02/03).

Pasukan dari Yonif 3 Brigif 2 Marinir Sidoarjo dan Brigif 16/Wira Yudha Kediri ini di Bantuan Kendali Operasi (BKO)-kan ke Kabupaten Jombang untuk membantu pelaksanaan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Di Jombang, pasukan BKO gabungan ini dibawah kendali Kodim 0814 Jombang.

Selain itu, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang seperti Wakil Bupati Jombang, Sekdakab Jombang, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mengikuti kegiatan ini.

“Kami meninjau pasukan dari Marinir dan TNI-AD yang ditugaskan di Kabupaten Jombang untuk mengawal pelaksanaan PPKM Mikro di Kabupaten Jombang,” ujar Bupati Jombang.

Bupati menjelaskan, pasukan gabungan ini sendiri akan berada di Kabupaten Jombang hingga selesai pelaksanaan PPKM Mikro pada tanggal 8 Maret 2021.

“Mudah-mudahan (PPKM Mikro) tidak diperpanjang. Kalau memang diperpanjang, nanti juga akan diperpanjang lagi,” jelas Bupati Jombang.

Dikatakan Bupati Jombang, perkembangan pelaksanaan PPKM Mikro tahap kedua di Kabupaten Jombang mampu menurunkan jumlah kasus Covid-19.

“Kemarin kita rapat koordinasi semuanya, bahwa PPKM (Mikro) yang tahap kedua, sudah menunjukkan tren penurunan. Baik untuk yang terkonfirmasi, maupun yang meninggal, ini alhamdulillah sudah mulai ada penurunan,” beber Bupati Jombang.

Sementara itu, Dandim 0814 Jombang yang juga sebagai Komandan Sub Satuan Tugas (Dansubsatgas) Covid-19 Kodim 0814 Jombang mengatakan, pihaknya menerima BKO pasukan dari Brigif 16/Wira Yudha dan pasukan Marinir untuk memback up pelaksanaan kegiatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang.

“Adapun mekanisme operasi, kita fokuskan di wilayah kecamatan yang menjadi epicentrum, paling tinggi pandeminya, contoh, Kecamatan Kota Jombang, dan daerah-daerah penyangganya seperti (Kecamatan) Diwek, Tembelang, Peterongan, dan Gudo. Ini menjadi epicentrum, kita utamakan di situ,” papar Letkol Inf Triyono.

Sehingga lanjut Letkol Inf Triyono, pasukan BKO gabungan ini tidak disebar di seluruh wilayah di Kabupaten Jombang, namun, disebar di titik-titik yang menjadi epicentrum penyebaran Covid-19.

“Pasukan ini dalam kendali Kodim 0814 Jombang. Jadi kita yang mengatur ‘ploting’ penempatan dan yang mengatur pola operasi,” pungkas Letkol Inf Triyono.(rif)

Tags: