Bupati Fadeli Berharap Fasilitas Tambahan RSUD dr Soegiri Lamongan Diresmikan

Jakarta, Bhirawa.
Bupati Lamongan H. Fadeli berharap, fasilitas tambahan di RSUD dr Soegiri- Lamongan yang baru diresmikan, dapat membantu upaya menekan jumlah penularan sekaligus meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19. 

Harapan Bupati Lamongan ini tercetus dalam acara peresmian secara virtual, ruang isolasi/observasi di RSUD dr Soegiri-Lamongan, yang dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo yang didampingi Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, Kamis (18/6),

H. Fadeli menyebutkan, Pemda Lamongan saat ini telah melaksanakan rapid test dan penelusuran(tracing) terhadap lebih dari 15 ribu warga. Hasilnya, sebanyak 729 orang, reaktif. Sementara, ruang isolasi RS Dr Soegiri hanya bisa menampung 43 pasien saja. Ditambah fasilitas di Rusunawa hanya 42 pasien dan Puskesmas Karang Kembang 20 pasien. Jumlah itu sangat tidak cukup untuk menampung warga Lamongan yang terpapar virus Corona.

“Hingga saat ini ada 175 orang dinyatakan positif, sebanyak 201 PDP, 552 ODP dan yang sembuh 58 orang,” tambah Fadeli.

Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh WamenPUPR John Wempi Wetipo, menyebut; Pembangunan gedung fasilitas isolasi/observasi di RSUD dr Soegiri-Lamongan ini, merupakan salah satu upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Pembangunan fasilitas isolasi/obsevasi di RSUD dr Soegiri-Lamongan ini akan dapat membantu pengendalian laju penyebaran Covid-19 di Lamongan. Pembangunan berjalan lancar hanya sekitar 1 bulan, yakni dari 1 Mei 2020 dan selesai 3 Juni 2020. Jumlah ruang yang dibangun, 82 tempat tidur melalui skema rancang bangun(design and Build),”ujar Wamen John Wempi.

Kepala BNPB yang juga Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo memberi apresiasi pada Menteri PUPR atas cepatnya pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD dr Soegiri tersebut. Hanya dalam tempo 5 minggu, dari kondisi lahan kosong sampai ke kondisi fasilitas modern di RSUD.

Doni Monardo menyatakan, keberadaan fasilitas isolasi dan observasi ini akan menjadi bagian dari upaya Pemda Lamongan juga Pemda Jawa Timur untuk meng-akselerasi langkah-langkah percepatan penanganan Covid-19, menuju masyarakat produktif tetapi aman. 

“Saya mengharapkan Pemda Lamongan dapat mengelola fasilitas ini sebaik-baiknya. dan kepada para tenaga medis, kami yakin profesionalisme nya akan sangat membantu masyarakat Lamongan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Tenaga medis adalah pahlawan kemanusiaan untuk penanganan Covid-19. Mewakili pemerintah, saya menyampaikan terimakasih,” ucap tulus Doni Monardo. (ira).

Tags: