Bupati Gresik Hadiahi Seragam Fasilitator Eks PNPM

Program Nasional Pemberdayaan MasyarakatGresik, Bhirawa
Tahun 2015 mendatang Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto akan memberi  seragam kepada 117 fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Janji itu disampaikan bupati  saat membuka workshop ruang belajar masyarakat PNPM Mandiri yang berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja belum lama ini.
”Insyaallah Bulan Pebruari 2015 akan diusahakan secepatnya. Lebih cepat lebih baik,” ujar bupati  disambut tepuk tangan para fasilitator.
Acara yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat ini dihadiri para fasilitator dan camat dari 13 kecamatan tempat program ini dilaksanakan. Bupati merasa terima kasih kepada 117 fasilitator yang selama ini telah mendampingi masyarakat melaksanakan program PNPM. Atas sukses para fasilitator ini program yang awalnya dilaksanakan di empat kecamatan menjadi 13 kecamatan.
Dengan selesainya  program PNPM tahun 2014, Pemkab  berencana akan mengoptimalkan kembali para pendamping professional yang selama ini telah berpengalaman untuk mendampingi masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat, yaitu eks-PNPM, disamping merekrut fasilitator baru.
”Meski tahun ini adalah tahun terakhir PNPM, kami yakin tenaga saudara masih dibutuhkan. Saudara sebagai orang yang telah berpengalaman,” kata  bupati.
Semua fungsi pendamping professional, kata bupati, sangat penting dalam membantu desa untuk penyususun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) desa. Apalagi tahun 2015 mendatang Pemkab Gresik telah mengalokasikan anggaran untuk desa, termasuk ADD, Bagi Hasil Pajak dan lain-lain Rp307.278.238.307,30. ”Kalau kita rata-ratakan Rp931.146.176 dan jika dikurangi bantuan dari pusat ditambah Rp150 juta, maka Rp781.146.176, belum termasuk bantuan jalan kecamatan, kabupaten, PJU, embung dan lainnya,” katanya.
Selain menyampaikan alokasi anggaran untuk desa, pada 2015 mendatang bupati juga  akan menyelesaikan pembangunan yang telah dilaksanakan tahun 2014 pada 2015 mendatang. Diantaranya,  melanjutkan program pembangunan Stadion Lengis, pembangunan WEP tahap II, pembangunan GNI (Gedung Nasional Indonesia), tempat penjualan hasil produksi masyarakat Gresik di sekitar museum Gresik, pembangunan jalan, perbaikan jembatan dan optimalisasi embung dan irigasi. [eri]

Tags: