Bupati Harap Tahun 2025 Semua Warga Tulungagung Punya Setifikat Tanah

Bupati Maryoto menyerahkan sertifikat aset Pemkab Tulungagung pada Kepala BPKAD Kabupaten Tulungagung, Bagus J Kuncoro, saat upacara HUT UUPA ke-62, Senin (26/9).

Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, berharap pada tahun 2025 semua warga Kabupaten Tulungagung sudah mempunyai sertipikat hak tanah kepemilikan mereka. Bahkan agar target tersebut tercapai , diintruksikan pada semua camat dan kepala desa serta lurah untuk membantu petugas dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung dalam mempercepat proses sertifikasi.

“Kami minta pada masyarakat untuk mengurus tanahnya karena pemerintah mempunyai program pada tahun 2025 setiap individu yang punya tanah harus punya sertifikat atas kepemilikan tanah,” ujarnya usai menjadi memimpin Upacara Hari Ulang Tahun Undang-Undang Pokok Agraria ke-62 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (26/9).

Menurut dia, untuk membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung dalam mempercepat setifikasi tanah warga, Pemkab Tulungagung sudah melakukan berbagai upaya. Termasuk dengan pemberian bantuan mesin cetak.

“Selain sarana dan prasarana, untuk mempermudah proses sertifikasi kami instruksikan kepada camat, kades dan kelurahan untuk membantu teman-teman dari agaria yang melaksanakan kegiatan di lapangan seperti saat pengukuran dan penelusuran hak atas tanah, baik itu individu kelompok atau pun pemilikan aset desa atau pemerintahkabupaten,” paparnya.

Selanjutnya Bupati Maryoto Birowo menyebut untuk tanah aset Pemkab Tulungagung saat ini dari 1.881 bidang yang tersetifikasi sudah 861 bidang. “Harapannya tahun 2023 sudah selesai semuanya,” ucapnya.

Secara rinci ia membeberkan aset Pemkab Tulungagung yang disertifikasi di antaranya berupa perkantoran, sekolah dan puskesmas. Termasuk juga yang terbaru adalah aset jalan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung, Ferry Saragih, mengungkapkan jika program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Tulungagung sangat luar biasa. Dikatakannya, dari total yang terdaftar sebanyak 580.000 bidang, 295.000 bidang sudah tersertifikasi.

“Jadi hampir seperuhnya yang belum. Kami akan berkolaborasi dengan pemkab dan kementerian untuk bisa mencaai target pada tahun 2025 semua warga dapat sertifikat,” katanya.

Ia pun berharap masyarakat Tulungagung untuk proaktif dalam mengurus sertifikat kepemilikan tanahnya. Jangan takut untuk datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung.

“Kendala utama selama ini kan masalah komunikasi di masyarakat. Ayo masyarakat bisa datang sendiri ke kantor atau lewat PTSL.Bersama mMedia juga bisa memberikan masukan positif ke masyarakat agar mereka berani mendaftarkan tanahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan upacara juga diserahkan setifikat tanah secara simbolis oleh Bupati Maryoto Birowo yang didampingi Ferry Saragih. Mereka yang menerima sertifikat adalah Pemkab Tulungagung untuk tanah aset, sertifikat tanah wakaf untuk Muhammadiyah dan NU, sertifikat tanah kas desa untuk Desa Bandung, serta sertifikat lintas sektor untuk PLN. [wed.dre]

Tags: