Bupati Jombang Nyekar ke Makam KH Wahab

7-FOTO A RUR-Bupati_Makam Mbah WaabJombang, Bhirawa
Untuk pertama kalinya jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) kabupaten Jombang, tabur bunga di makam KH Wahab Chasbullah Tambakberas. Tabur bunga yang dipimpin langsung Bupati Nyono Suharli Wihandoko bertepatan ditetapkannya pendiri NU ini sebagai Pahlawan Nasional, oleh Pemerintah RI, kemarin.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jombang Saya menyampaikan selamat atas gelar pahlawan yang dianugerahkan kepada KH Wahab Chasbullah, semoga dapat menjadi inspirasi dan panutan bagi seluruh masyarakat Jombang,” kata Bupati setelah berdoa di Makam KH Wahab Chasbullah.
Tampak bersama bupati Nyono, Wabup Hj Mundjidah, Ketua DPRD Joko Triono,  Komandan Kodim/0814 Jombang, Letkol Arm Muhammad. Sebelumnya rombongan bupati melakukan melakukan tabur bunga di Taman makam Pahlawan. Serta melakukan doa bersama di pusara mantan Bupati Jombang pertama yakni Bupati Soero Adiningrat.
Sementara itu, atas penganugerahan gelar Pahlawan KH Wahab Cahsbullah, puluhan pemuda nahdliyin menggelar syukuran dan doa bersama untuk pahlawan. Kegaiatan digelar di Makam KH Wahab Chasbullah yang berada di Tambakberas.
“Sebagai generasi penerus, kita patut bangga atas gelar pahlawan Mbah Wahab. Beliau adalah inspirasi geranasi muda tidak hanya untuk kalangan NU akan tetapi juga bangsa,” ujar Sholahul Am Notobuwono, mantan ketua PC GP Ansor Jombang menuturkan.
Dalam kontek hari pahlawan, peran KH Wahab salah satunya diceritakan tidak terdokumentasi namun dikatakannya sangat besar. Munculnya Resolusi jihad sebelumnya diawali dengan proses diskusi atau Bahtsul masail ulama untuk merumuskan berjihad membela tanah air. “Dalam Diskusi satu hari penuh di Surabaya itu langsung dipimpin KH Wahab, dan menghasilkan Resolusi Jihad yang disampaikan kepada KH Hasyim,” imbuhnya.
Hal yang sama dikatakan Zainul mantan Sekretaris PW GP Ansor Jatim yang mengatakan Perang 10 Nopember, tidak datang tiba tiba. Ada proses panjang termasuk munculnya Resolusi Jihad. Dan itu lekat dengan jiwa para pemuda Surabaya termasuk gerakan Ansor. “Kalau dulu kaum muda melawan penjajah. Sekarang generasi muda harus bisa menjaga nilai kabangsaan. Yakni menjaga 4 pilar kebangsaan,” ujarnya.
Sosok KH Wahab Chasbullah yang memiliki konstribusi besar terhadap bangsa ini harus menjadi inspirasi kaum muda. “Beliau itu sosok pemberani, termasuk memperjuangkan tidak dibongkarnya makam rosul. KH Wahab juga kreatif dan inovatif dengan mendirikan forum diskusi Taswirul Afkar tidakhnya memabhas agama akan tetapi juga kebangsaan,” tambahnya.
KH Wahab juga berjuang dalam bidang ekonomi, yakni melakukan terobosan menyatukan pedagang pedagang melalui Nahdlatut Tujjaar. “Bahkan melalui kumpulan pedagang ini, bahkan sudah melakukan import sepeda “onthel” kalau sekarang sekelas mobil Merci mungkin,” pungkasnya. [rur]

Keterangan Foto : Bupati Nyono Suharli bersama Forpimda melakukan tabur bunga di makam KH Wahab Hasbullah. KH Wahab ditetapkan sebagai pahlawan nasional tepat pada 10 nopember oleh pemerintah RI. [ramadlan/bhirawa]

Tags: