Bupati Jombang Rencanakan Relokasi Pedagang Jalan KH Mimbar

Bupati Jombang saat memantau pembangunan drainase dan trotoar Jalan KH Mimbar Jombang sembari melakukan komunikasi dengan para pedagang di lokasi tersebut, Jumat pagi (03/01/2020). (arif yulianto/bhirawa)

Jombang, Bhirawa
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab kembali melakukan pemantauan terhadap pembangunan trotoar dan drainase di Jalan KH Mimbar di utara Pasar Citra Niaga (Pasar Legi) Jombang, Jumat pagi (03/01/2020 yang dibangun tahun 2019 yang lalu. Beberapa waktu yang lalu, Bupati Mundjidah Wahab juga pernah memantau perkembangan proyek di lokasi ini.
Pada pemantauannya kali ini, Bupati mengatakan, pembangunan drainase dan trotoar sudah selesai dilaksanakan dan akan dilakukan pembangunan yang sama di sisi lainnya pada tahun 2020 ini.
“Kami ingin agar supaya masyarakat nanti, trotoar itu difungsikan untuk jalan. Jadi tidak ditempati untuk jualan. Kalau malam ndak apa-apa, tapi kalau jam 7 (pagi) harus bersih,” ujar Bupati di lokasi.
Untuk itu Bupati melanjutkan, pihaknya akan mencari tempat untuk merelokasi para pedagang yang saat ini masih berdagang du sepanjang trotoar di Jalan KH Mimbar.
“Nanti kita akan atasi itu, makanya kita lihat sekarang ini. Nanti kita akan adakan relokasi, kita akan kerjasama dengan PT KAI, yang ada di belakang pasar itu, itu nanti kita akan bangun, untuk orang jualan,” papar Bupati.
Masih menurut Bupati Jombang, dia berharap nantinya sepanjang Jalan KH Mimbar bisa dipergunakan untuk para pengguna jalan dan tidak ada lagi pedagang hingga memenuhi badan jalan.
“Karena jalan ini sangat padat. Baik itu anak sekolah maupun masyarakat yang lewat. Biar tidak terganggu, biar rapilah,” tandas dia.
Disinggung lebih lanjut di manakah nantinya tempat relokasi para pedagang dari Jalan KH Mimbar ini, Bupati sekali lagi menjelaskan, untuk sementara, pandangan dari pihaknya yakni lahan di bekas Stasiun Sambong yang saat ini dikelola oleh Bumdes setempat.
“Itu akan kita rapikan, kita masih membuat perencanaan dulu, DED-nya dulu, (relokasi) paling ya 2021,” tambahnya.
Tentang rencana relokasi itu, Bupati mengatakan, pihaknya mengaku sudah pernah melakukan komunikasi dengan para pedagang dan mereka menerima senang hati jika nantinya ada tempat yang disiapkan oleh Pemkab Jombang untuk mereka berjualan.
Terkait dampak pembangunan drainase dan trotoar di sepanjang jalan KH Mimbar yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 itu, setelah mendengarkan pendapat dari warga sekitar, Bupati menambahkan, mereka merasa senang karena sudah tidak ada genangan air maupu banjir di sekitar lokasi tersebut.
“Saya tanya tadi masyarakat, saya ketemu, alhamdulillah, sudah senang, rapi dan tidak tidak banjir, tidak becek lagi, jadi air langsung terserap,” pungkasnya.(rif)

Tags: