Bupati Kediri Siapkan Tim Monitoring Kembar Siam

7-FOTO B van-Bupati Kediri dan SIKEMBARKab Kediri, Bhirawa
Bayi kembar siam dada dan perut yang bernama Citra Fazira Ramadhani dan Nezya Fazira Ramadhani selama 16 bulan menjalani perawatan di RSU dr. Soetomo Surabaya diserahkan kembali ke Pemerintah Kabupaten Kediri dijemput oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.
Bayi kembar siam yang terlahir dari pasangan Imam Sayuti dan Endik Indahwati warga Dusun Pucung Desa Jambean RT 03/ RW 02 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri diserahkan kembali karena tidak dapat menjalani pemisahan lantaran kedua bayi cantik hanya mempunyai satu organ jantung.
Direktur Rumah Sakit dr. Soetomo, dr. Dodo Anondo, mengatakan dari hasil diagnosa Tim Dokter, kedua bayi tersebut tidak bisa dipisahkan karena hanya memiliki satu organ jantung, “Sehingga bayi bisa dibesarkan secara alami dan dapat tumbuh berkembang seperti anak yang normal. Meski hanya memiliki satu organ jantung kondisi bayi sangat baik dan normal.” kata dr Dodo.
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatkan  akan membantu perawatan pasca kepulangan si kembar dari RSU dr. Soetomo, serta akan membentuk tim kecil untuk memonitoring kesehatan bayi sehingga bisa cepat melakukan pertolongan. “Kami akan memonitoring perkembangan si kembar, shingga bisa dengan cepat melakukan pertolongan jika terjadi sesuatu” terang Bupati.
Sementara Endik Indahwati  ibu si kembar siam mengucapkan terima kasih kepada semua para medis RSU dr. Sotomo dan Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti yang sangat peduli kepada kami mau menjemput sendiri kepulangan si kembar ini. “Saya sangat bahagia bisa kembali berkumpul bersama keluarga dengan si kembar, juga merasa sedih anak saya tidak dapat dipisahkan,” ungkapnya.
Diketahui Citra dan Nezya dirawat di rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya selama 16 bulan , si kembar mendapatkan perawatan gratis dan semua biaya ditanggung oleh Pemerintah. [van]

Keterangan Foto : Bupati Kediri Haryanti Sutrisno saat menjemput bayi kembar siam di RS dr Soetomo. [van/bhirawa]

Tags: