Bupati Lamongan Tilik Desa Pantau Pembangunan

6-FOTO A yit-tilik2Lamongan, Bhirawa
Bupati Fadeli kerap melalukan tilik desa untuk melihat langsung bagaimana program pembangunan dijalankan. Dia tidak mau hanya menerima laporan dari bawahan. Seperti yang kemarin dilakukannnya di Kecamatan Laren.
“Yahmon yahmen (wayah semono wayah semene = dari dulu hingga sekarang -red.), ya baru kali ini bisa punya balai desa bagus,” pernyataan tersebut disampaikan Kades Karangwungulor Kecamatan Laren Rokhim saat menerima kunjungan Bupati Fadeli di desa yang terletak di tepian Sungai Bengawan Solo tersebut.
Disebutkan oleh Rokhim, sejak dia lahir hinggi kini jadi Kades Karangwungulor, baru kali ini balaidesanya menerima bantuan rehab. “Kami juga beterima kasih Pak Bupati berkenan hadir di desa kami,” kata dia.
Rokhim mengungkapkan, di era Bupati Fadeli, banyak program pembangunan yang diterima desanya. “Dulu warga kami kalau mau ke keluar desa mesti jatuh bangun karena jalannya licin. Kini (jalannya) mulus sampai ke perumahan warga,” ujarnya.
Fadeli sendiri menyebut pembangunan infrastruktur memang menjadi salah satu prioritasnya. Ke depan dia menyebut akan lebih banyak lagi jalan yang dibangun.
“Jalan Usaha Tani juga harus diperhatikan. Sehingga aktifitas petani kita dapat semakin lancar, ” kata Fadeli yang juga melakukan kunjungan di Desa Brangsi, Blubrangsi dan Godog.
Ditambahkan Fadeli, mulai tahun ini ada Asuransi Kesehatan untuk Kades dan Perangkat Desa. Bukan hanya bagi Kades dan Perangkat Desa, Asuransi Kesehatan itu juga berlaku bagi isteri dan tiga orang anak mereka.
Saat di Balai Desa Godog dia menyebutkan tujuannya melakukan silaturrahmi ke desa-desa adalah untuk mengetahui kondisi riil di masyarakat. “Saya ingin memastikan sendiri bahwa program pembangunan berjalan lancar. Dan saya juga ingin menyerap aspirasi, keinginan warga saya, ” kata dia.
Fadeli kemudian menyebutkan perhatian khususnya pada peningkatan kualitas akhlak dan mental spiritual pelajar Lamongan. Sejak awal tahun lalu, dia telah mewajibkan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an beserta artinya bagi siswa jenjang SD hingga SMA sebagai syarat kelulusan.
Disampaikan terpisah oleh Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo, kepada 10 ribu guru ngaji, Pemkab Lamongan memberikan tunjangan sebesar Rp 150 ribu setiap tahunnya. Di tahun 2010, tunjangan ini hanya diperuntukkan bagi 3 ribu guru ngaji.
Sementara kepada kaderĀ  posyandu, dia menyebutkan mulai tahun ini insentif kepada mereka yang sebelumnya Rp 100 ribu pertahun akan dinaikkan menjadi Rp 200 ribu pertahun.
Kemudian untuk kelompok posyandu yang sebelumnya hanya untuk per desa, kini peruntukkan bagi setiap kelompok yang ada di desa. Sebelumnya, tunjangannya sebesar Rp 500 ribu perdesa, tahun ini dinaikkan menjadi Rp 750 ribu per kelompok. [yit]

Keterangan Foto : Disambut warga, Bupati Fadeli saat tilik desa di Godog Kecamatan Laren. [suprayitno/bhirawa]

Tags: